Breaking News:

Tahukah Anda

Kini Miliarder Berlomba-lomba Berwisata ke Luar Angkasa

Jeff Bezos dan Richard Branson menjadi dua miliarder yang mengawali perjalanan wisata luar angkasa di tahun 2021 ini. Wisata luar angkasa ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: BLUE ORIGIN via SPACE
Roket New Shepard yang digunakan dalam misi Blue Origin. Roket ini akhirnya sukses membawa bos Amazon, Jeff Bezos dan tiga warga sipil ke luar angkasa. Ini adalah misi perdana penerbangan wisata luar angkasa. 

PROHABA.CO - Jeff Bezos dan Richard Branson menjadi dua miliarder yang mengawali perjalanan wisata luar angkasa di tahun 2021 ini.

Wisata luar angkasa seakan tak lagi sulit diwujudkan.

Kemajuan dunia sains, terutama kesuksesan manusia menjangkau luar angkasa, mulai semakin menggeliat memasuki akhir tahun 2021.

Sebut saja sederet misi luar angkasa yang telah berhasil dicapai manusia, dari misi robot penjelajah Perseverance NASA yang mendarat di Mars, peluncuran misi untuk menabrak asteroid, penemuan hampir 200 planet baru di luar Tata Surya atau exoplanet, hingga misi para miliarder dunia untuk berwisata ke luar angkasa.

Terkait dengan penerbangan ke luar angkasa sepanjang tahun 2021, pemilik perusahaan roket Blue Origin, Jeff Bezos menjadi salah satu miliarder yang sukses melakukan perjalanan tak biasa tersebut pada Selasa (20/7/2021) lalu.

Jeff melakukan misi ke luar angkasa ini ditemani saudara laki-lakinya, Mark Bezos, pakar penerbangan asal Texas, Wally Fung, serta seorang pelajar berusia 18 tahun asal Belanda, Oliver Daemen.

Wisata luar angkasa yang dilakukan Jeff Bezos dan tiga awak lainnya menggunakan roket New Shepard untuk mencapai ketinggian sekitar 107 km di atas gurun Texas, Amerika Serikat yang berlangsung selama sepuluh menit.

Baca juga: Pesawat Luar Angkasa NASA Berhasil Menyentuh Matahari

Pesawat luar angkasa New Shepard sukses meroket ke atmosfer atas Bumi. Jarak ini disebut lebih jauh dibandingkan penerbangan yang dilakukan Richard Branson menggunakan roket Virgin Galactic sembilan hari sebelum penerbangan Bezos.

Sebab, penerbangan Branson hanya mencapai 88 km di atas permukaan bumi, sehingga tidak melewati garis Karman, batas 100 km di atas permukaan yang menandai tepi luar angkasa.

Bezos mengatakan, Blue Origin berencana untuk lebih sering mengadakan perjalanan ke luar angkasa di masa depan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved