Breaking News:

Dinilai Kooperatif, Remaja “Habisi”Begal Tak Ditahan

Jadi tersangka, D (21), pemuda yang menusuk salah satu begal hingga tewas tidak ditahan karena dianggap kooperatif. Diketahui, peristiwa itu ...

Editor: Muliadi Gani
ist
Ilustrasi Begal 

PROHABA.CO, MEDAN - Jadi tersangka, D (21), pemuda yang menusuk salah satu begal hingga tewas tidak ditahan karena dianggap kooperatif.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Jalan Sei Berasekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa lalu.

"Tersangka tidak kita tahan. Tersangka kooperatif, jadi wajib lapor," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko di Mapolrestabes Medan, kemarin.

Pembegalan yang dialami D berawal saat ia menerima telepon dari seseorang dan berhenti di lokasi kejadian perkara (TKP).

Tiba-tiba dari arah belakang muncul empat orang tidak dikenal yang langsung merampas dan mencoba mengambil sepeda motor milik D.

Saat itu, tersangka D menarik salah satu pelaku yang diketahui berinisi RZ.

Ketiga pelaku yang melihat itu sempat memukuli D, namun ia tidak melepaskan RZ hingga akhrinya D mengambil pisau lipat dibawanya dan menusukkannya ke badan RZ.

Baca juga: Kepergok Bawa Kabur Motor Tukang Ojek, Begal Bersenjata Parang Babak Belur Diamuk Warga

Melihat rekannya ditusuk, ketiga pelaku melarikan diri, sementara korban RZ ditinggalkan tergeletak di lokasi kejadian dengan luka akibat senjata tajam.

"Motifnya, melakukan penganiayaan yang mengakibatkhan matinya orang karena tersangka melakukan pembelaan terhadap dirinya yang sedang kena begal dan mengambil ponsel pada saat dibegal," ujanya.

Pelaku menyerahkan diri Kata Riko, tersangka D ditangkap setelah pihaknya laporan dari seorang ibu berumur 64 tahun yang melaporkan bahwa cucunya meninggal diduga dibunuh oleh orang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved