Minggu, 10 Mei 2026

Bocah Aqila Terseret Arus Saat Bermain di Pinggir Laut

Bocah lelaki bernama M Aqila Sidki (9) meninggal akibat tenggelam setelah terseret arus laut saat mandi di Pantai Pangah, Desa Ie Rhop, Gandapura, ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
M Aqila Sidki (9), anak dari Hafdhi ST (48) dan Munira (40), warga Desa Lapehan, Makmur Bireuen meninggal sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (23/01/2022) setelah terseret arus saat bermain di pinggir laut Pantai Pangah, Desa Ie Rhop, Gandapura, Bireuen. 

PROHABA.CO, BIREUEN - Bocah lelaki bernama M Aqila Sidki (9) meninggal akibat tenggelam setelah terseret arus laut saat mandi di Pantai Pangah, Desa Ie Rhop, Gandapura, Bireuen.

Anak dari Hafdhi ST (48), warga Desa Lapehan, Makmur Bireuen itu terseret saat sedang bermain di pinggir laut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Prohaba, bocah M Aqila (9) dan sepupunya Dafa Azikra (11) saat itu sedang bermain di pinggir laut atau pada riak kecil dan belum mandi di laut.

“Keduanya sedang bermain-main di pinggir pantai dan belum mandi ke laut.

Saat itulah datang ombak besar dan saat surut menyeret korban ke arus laut,” ujar seorang saksi mata.

Ada pengunjung yang melihat kedua anak itu sedang bermain pasir pantai, lalu terseret arus maka.

Saat itu juga dibantu warga. Satu orang langsung ditemukan dalam kondisi selamat.

SedangkanM Aqila menghilang dan dicari lagi, akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi mereka awal terseret arus.

Baca juga: Pelajar SMPN 2 Bireuen Meninggal Terseret Arus

Baca juga: Bocah 13 Tahun Terseret Arus Gorong Gorong Saat Bermain

Ketua PMI Ranting Makmur, Faisal S Ag kepada Prohaba, Minggu (23/1/2022) mengatakan, korban tercatat sebagai murid kelas III SDIT Khairul Ummah, Gandapura, Bireuen, anak kedua dari tiga bersaudara, putra pasangan Hafdhi ST (48) dan Munira (40), warga Desa Lapehan, Makmur.

“Oang tuanya (Hafdhi) seorang PNS di Kantor Camat Gandapura yang juga Sekretaris PMI Ranting Makmur,” ujar Faisal.

Namun, setelah dinyatakan meninggal, jenazah korban dibawa lagi ke Desa Ie Rhop, Gandapura untuk dimandikan dan dishalatkan di Desa Ie Rhop.

“Salah satu adat laut di mana korban ditemukan maka akan dishalatkan di desa tersebut, kemudian baru diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Ketua PMI Ranting Jeunieb mewakili pengurus PMI lainnya di Bireuen menyatakan ikut berduka atas musibah menimpa jajaran PMI Ranting Makmur.

“Kami ikut berduka, korban tenggelam adalah anak dari salah seorang pengurus PMI Ranting Makmur,” ujar Irwandi, Ketua PMI Jeunieb. (yus)

Baca juga: Terseret Arus Laut, Siswa SMK Ditemukan Meninggal

Baca juga: Pemuda Bunuh Janda Muda karena Intim dengan Ayahnya

Baca juga: Istri yang Dibakar Suaminya saat Memasak Meninggal Dunia setelah Jalani Perawatan Selama 3 Hari

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved