Kriminal

Booking Wanita melalui Aplikasi, Seorang Pria Diperas dan Dipukuli

Polsek Medan Baru menangkap dua wanita pelaku pemerasan terhadap seorang pria modus kencan di sebuah hotel. Adapun keduanya yakni wanita muda ...

Editor: Muliadi Gani
TRIBUN MEDAN/FREDY
Dua tersangka pemerasan terhadap seorang pria modus kencan melalui aplikasi Michat saat digiring di Polsek Medan Baru, Selasa (15/2/2022). 

PROHABA.CO, MEDAN - Polsek Medan Baru menangkap dua wanita pelaku pemerasan terhadap seorang pria modus kencan di sebuah hotel.

Adapun keduanya yakni wanita muda berinisial SI (22), warga Kecamatan Medan Sunggal dan wanita berinisial L (27), warga Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara.

Modusnya yakni SI (22), menjebak korban melalui aplikasi media sosial Michat dengan menawarkan berhubungan intim di sebuah hotel dengan tarif Rp 250 ribu sekali kencan.

Setibanya di lokasi yang disepakati di sebuah kos-kosan di Jalan Sei Halian, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah pelaku malah meminta uang sebesar Rp 2,5 juta kepada korbannya.

Korban yang merasa diperas pun langsung menolak.

Seketika pelaku langsung memukul kepala korban dengan tangan sebelah kanannya sebanyak satu kali.

Saat terjadi keributan di dalam kamar kos-kosan pun tiba-tiba teman pria pelaku dan wanita masuk ke dalam dan mereka langsung memukul dan mencakar korban.

Baca juga: Istri Ajak Korban Berhubungan Badan, Suami Lakukan Pemerasan

Baca juga: Praktik Prostitusi di Rumah Susun, Gadis 15 Tahun Layani Lima Pria

"Lalu datang dua orang teman pelaku inisial L dan H masuk ke dalam kamar kos dan langsung memukuli korban berkali-kali di bagian mata sebelah kanan, kepala, pipi sebelah kanan dan mencakar bagian bawah mata sebelah kiri," kata Kapolsek Medan Baru Kompol Teuku Fathir, Selasa (15/2/2022).

Kapolsek Medan Baru, Kompol Teuku Fathir mengatakan setelah mengeroyok korban para pelaku langsung merampas dompet korban dan uangnya sebesar Rp 300 ribu.

Setelah kejadian itu korban langsung membuat laporan ke Polsek Medan Baru dan dua pelaku langsung ditangkap.

Saat diamankan pelaku mengaku belajar menipu dari temannya dan baru sekali melakukan aksinya.

Atas perbuatannya pelaku pun terancam penjara paling lama sembilan tahun penjara.

Polisi pun masih memburu satu pelaku lainnya pria berinisial H.

"Saat ini kita tahan dan dikenakan Pasal 368 pemerasan paling lama kurungan penjara sembilan tahun," katanya.(tribun-medan.com)

Baca juga: Gerebek Prostitusi Online, Satu Pasangan Diamankan

Baca juga: Dijadikan Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, Tiga Hotel Ditutup

Baca juga: Anak Penganiaya Ibu Kandung Ditangkap Polisi

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved