Breaking News:

Sopir Truk Diamankan Satlantas Gara-Gara Mengaku Kena Pungli

Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Aceh Tamiang mengamankan seorang sopir truk yang sebelumnya ditilang karena mengangkut barang

Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. SATLANTAS POLRES ACEH TAMIANG
Sopir truk asal Aceh Utara, R (tengah), saat diamankan polisi dari UPPKB Seumadam, Minggu (20/2/2022). Polisi meminta R mengklarifikasi tentang video yang dia katakan bahwa ia dipungli Rp500.000. 

PROHABA.CO, KUALASIMPANG - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Aceh Tamiang mengamankan seorang sopir truk yang sebelumnya ditilang karena mengangkut barang melebihi kapasitas (overtonase).

Sopir berinisial R, warga Nisam, Kabupaten Aceh Utara, itu diamankan saat berada di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Seumadam, Aceh Tamiang,pada Minggu (20/2/2022) sore.

Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, Iptu Jufni menjelaskan, R diamankan ketika hendak menuju Sumatera Utara (Sumut).

“Dia diamankan saat berada di jembatan timbang Seumadam,” kata Kasat Lantas Iptu Jufni.

Jufni menegaskan, kebijakan mengamankan R berkaitan dengan video yang tersebar di media sosial (medsos).

Pasalny, dalam video itu dinarasikan bahwa R menjadi korban pungutan liar (pungli) petugas sebesar Rp500.000.

Baca juga: Preman Pemalak Sopir Truk CPO di Batubara Ditangkap

“Diamankan untuk klarifikasi karena diduga kuat dia yang merekam video itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Jufni telah membantah keras bahwa anggotanya meminta uang Rp500.000 kepada sopir truk yang terjaring operasi rutin di Kota Kualasimpang, Minggu (20/2/2022).

Bantahan ini disampaikan Jufni menyusul beredarnya video di media sosial yang dinarasikan seorang anggota Polantas meminta uang kepada pelanggar lalu lintas.

“Tidak benar, video itu tidak benar,” tegas Jufni.

Berdasarkan hasil penelusurannya, kejadian itu bermula saat Bripka Ade P menghentikan truk Fuso BL 8966 NH, di depan Kantor Satlantas Polres Aceh Tamiang, Minggu (20/2/2022) sekira pukul 11.00 WIB.

Pengendara truk, R warga Nisam, Aceh Utara, dinilai telah melakukan pelanggaran karena mengangkut barang melebihi kapasitas.

Baca juga: Pelaku Pungli yang Sempat Viral di Medsos Berhasil Ditangkap Polisi

Truk bermuatan TBS kelapa sawit itu diketahui membawa muatan 35,130 ton dari ketentuan maksimal 27,200 ton.

“Overload, oleh petugas kita dikenakan sanksi tilang,” ujarnya.

Menurut Jufni, R sempat bertanya kepada Bripka Ade tahapan pembayaran denda tilang.

“Anggota kita menyarankan dia untuk mengikuti sidang sesuai jadwal yang tertulis di surat tilang,” sambung Jufni.

Namun, R disebutkan hanya ingin membayar denda.

“Si sopir kemudian bertanya kalau bayar denda saja bagaimana caranya, dijelaskanlah melalui BRI, tapi biasanya dikenakan denda maksimal 500.000 rupiah,” beber Jufni. (mad)

Baca juga: Mesin Mati Saat Tanjakan Truk Tabrak Bus, 18 Luka

Baca juga: Tidak Terima Anaknya Ditilang, MN Kejar Polantas Pakai Celurit

Baca juga: Viral, Polisi Lalu Lintas Tilang Sopir Truk Minta Damai Pakai Sekarung Bawang

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved