16 Rumah Terendam Banjir, 3.000 Ikan Mujair Hilang
Kali Cilengcang meluap hingga merendam permukiman warga Kampung Pasauran, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten ...
PROHABA.CO, SERANG - Kali Cilengcang meluap hingga merendam permukiman warga Kampung Pasauran, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan, bahwa luapan air kali Cilengcang mulai naik ke permukiman warga pada pukul 4.00 WIB,
setelah hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak 00.30 WIB.
Akibatnya sebanyak 16 rumah terendam banjir dan satu pondok pesantren Al Mubtadiin.
Selain itu, kata Nana, banjir juga menggenangi lahan pertanian warga, kurang lebih 500 meter kebun timun.
“Jadi air kali yang meluap akibat hujan semalam hingga merendam rumah serta kebun milik warga,” katanya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (19/3/2022).
Baca juga: Banjir dan Longsor Brasil, 136 Tewas dan 218 Hilang
Baca juga: Perkosa Tiga Putrinya, Pria Singapura Dipenjara 33 Tahun, Dicambuk 24 Kali
Serta sebanyak 3.000 ikan mujair milik warga di pelelangan ikan, hilang terbawa aliran banjir.
Hingga kemarin, air mulai surut saat hujan reda, sekitar pukul 12.00 WIB.
Warga bekerja bakti membersihkan bekas banjir di sekitar tempat tinggalnya.
Sebagian rumah yang terendam banjir setinggi 30 sentimeter hingga 50 sentimeter.
Sementara untuk jumlah kerugian masih belum dilakukan penghitungan.
Mengingat kondisi cuaca masih belum memungkinkan.(Tribun- Banten.com)
Baca juga: Chelsea vs Real Madrid, Berharap Ada Penonton
Baca juga: Pengantin Wanita Menjerit di Kamar saat Malam Pertama, Keluarga Suami Paksa Cek Keperawanan
Baca juga: Resep Nasi Kebuli Daging, Cocok Jadi Menu Makan Malam Spesial saat Akhir Pekan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Warga-berjalan-menerobos-banjir-di-Desa-Teluk-Labuan-Pandeglang-Banten.jpg)