Rabu, 15 April 2026

Speedboat Bermuatan 12 Orang Tenggelam, 7 Penumpang Hilang

Sebuah speedboat yang mengangkut 12 orang penumpang, termasuk seorang balita berusia 3 tahun, dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi

Editor: Muliadi Gani
kompas.com
Ilustrasi - kapal tenggelam 

PROHABA.CO, AMBON - Sebuah speedboat yang mengangkut 12 orang penumpang, termasuk seorang balita berusia 3 tahun, dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi dan cuaca buruk di Peraiaran Laut Seram, Provinsi Maluku.

Dalam kecelakaan itu, lima penumpang dinyatakan selamat, sedangkan tujuh penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.

Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Andre Sukendar mengatakan, speedboat tersebut tenggelam saat sedang berlayar dari Kecamatan Teor menuju Desa Kesui Wakate pada Rabu (23/3) sore.

“Awalnya sekitar jam 4 sore, satu speedboat yang ditumpangi 12 orang dari Teor mau ke Kesui.

Baca juga: Polisi Ungkap Peran 8 Tersangka Terkait Tenggelamnya Kapal PMI

Nah, di tengah perjalanan cuaca tidak bagus akhirnya tenggelam,” kata Andre, Kamis (24/3).

Dia menjelaskan, dalam kecelakaan itu, seorang penumpang yang diketahui bernama Husein berhasil selamat setelah berenang kembali ke Teor.

Setelah itu, pada Kamis pagi, empat penumpang lainnya juga dilaporkan selamat setelah mereka bereneng menuju Pulau Uran.

“Kami dapat informasi pagi tadi empat orang penumpang juga sudah merapat ke salah satu Pulau Uran.

Alhamdulillah mereka selamat,” katanya.

Ia tidak menjelskan secara detail identitas keempat warga yang selamat itu, termasuk juga bagaimana cara mereka menyelamatkan diri.

Baca juga: Pria Tewas Tenggelam di Danau Toba, Korban Awalnya Berniat Menolong Abangnya

“Nah, itu yang masih kita cari tahu karena jaringan di sana kurang, tapi kami telah mendapatkan informasi empat penumpang itu selamat dan sedang merapat ke pulau,” ujarnya.

Terkait musibah tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Basarnas Tual dan juga instansi terkait lainnya untuk operasi pencarian para korban.

“Kita telah berkoordinasi dengan lintas sektor termasuk dengan masyarakat untuk pencarian namun karena cuaca masih sangat buruk,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Ambon, Mustari, yang dihubungi Kompas.com secara terpisah, membenarkan adanya insiden kecelakaan speedboat tersebut.

“Ia benar informasinya kemarin.

Baca juga: Warga Aceh Timur Tewas Tenggelam Saat Seberangkan Sawit Naik Perahu

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved