Kriminal

Tiga Santri Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Yatim

Satuan Reskrim Polres Pidie telah menetapkan tiga santri yang masih di bawah umur sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap rekan mereka,

Editor: Muliadi Gani
HANDOUT
Ilustrasi penganiayaan 

PROHABA.CO, SIGLI - Satuan Reskrim Polres Pidie telah menetapkan tiga santri yang masih di bawah umur sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap rekan mereka, Rehan Maulana (14).

Korban dianiaya di salah satu pesantren di Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie.

Rehan sendiri adalah anak yatim, warga Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur.

Aksi penganiayaan itu terjadi di salah satu pesantren di Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Minggu (6/3/2022) pukul 17.30 WIB.

“Penetapan tiga santri sebagai tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan, ketiga santri mengakui telah menganiaya rekannya,” kata Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizal SE MH, kepada Prohaba, Jumat (1/4/2022).

Baca juga: Santri Yatim Diduga Dipukul, Delapan Saksi Diperiksa Polisi

Para tersangka tersebut adalah MZ (14), H (11), dan MN (14), ketiganya laki-laki.

Karena masih di bawah umur ketiga santri tersebut tidak ditahan polisi.

Mereka tetap diperkenankan menuntut ilmu di pesantren, seperti selama ini.

Perbuatan mereka digolongkan sebagai bagian dari kenakalan remaja.

“Kita telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie.

Kasus ini telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan,” jelasnya.

Baca juga: Santri Yatim Diduga Dianiaya Tiga Temannya, Video Pemukulan Beredar

Menurutnya, dalam kasus yang terjadi di salah satu pesantren di Kecamatan Glumpang Tiga itu, polisi telah memeriksa tujuh saksi dan tiga tersangka.

“Kita akan mempercepat penyiapan berkas untuk penyerahan kepada jaksa.

Saat proses persidangan di pengadilan, tersangka yang masih di bawah umur tetap dilakukan pendampingan,” ujarnya.

Ia tambahkan, pada tahun 2022 di Pidie, tercatat empat kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Masing-masing kasus penganiayaan di Kecamatan Glumpang Tiga, Tangse, Mane, dan Tijue Kecamatan Pidie.

Dari empat kasus penganiayaan itu hanya kasus penganiayaan di Tangse yang berakhir dengan perdamaian. (naz)

Baca juga: Seorang Pria Tewas Dianiaya Kakak Beradik di Pinggir Jalan

Baca juga: Gara-gara Minta Putus, Remaja Putri di Ogan Ilir Dianiaya Kekasih dan Ancam Sebar Video Syur

Baca juga: Kurang Tidur Sebabkan Penumpukan Lemak di Perut

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved