Aplikasi Trading Ilegal

Agar Terhindar dari Jebakan Investasi Ilegal, Ini Tiga Langkah yang Perlu Dilakukan

CEO Grant Thornton Indonesia Johanna Gani mengatakan, hal itu karena masih rendahnya literasi masyarakat terkait investasi.

Editor: IKL
Tribunnews/JEPRIMA
Barang bukti uang tunai yang digelar pada rilis kasus Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022). Agar Terhindar dari Jebakan Investasi Ilegal, Ini Tiga Langkah yang Perlu Dilakukan Calon Investor 

PROHABA.CO, JAKARTA - Kasus investasi ilegal di Indonesia kian marak terjadi.

CEO Grant Thornton Indonesia Johanna Gani mengatakan, hal itu karena masih rendahnya literasi masyarakat terkait investasi.

Menurutnya, ada tiga langkah untuk mengantisipasi terjebak dalam janji manis atau tawaran investasi bodong.

"Hal yang pertama harus kita lakukan calon investor adalah menentukan tujuan kita berinvestasi kemudian pastikan Anda benar-benar memahami jenis investasi yang dipilih dengan melakukan riset terlebih dahulu pada produk yang dituju," tutur Johanna kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).

Langkah kedua yang perlu dicermati yakni memastikan produk investasi yang Anda pilih telah mendapat izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghindari jeratan investasi ilegal.

Baca juga: Raup 117 Juta di Arisan Bodong, Seorang Wanita Muda Ditangkap

Baca juga: Diduga Salah Khitan, Bocah di Lhokseumawe Harus Dioperasi

"Tidak ada keuntungan yang bisa diraih secara instan," tegas Johanna.

Langkah yang ketiga selalu waspada terhadap imbal hasil yang sangat besar dan cepat, serta selalu pastikan legalitas perusahaan investasi.

Selain aspek legalitas, pahami juga rekam jejak, pimpinan, dan pengalaman perusahaan tersebut dalam menjalani bisnis pasar modal di Indonesia.

Data Satgas Waspada Investasi OJK ada sebanyak 21 kegiatan ilegal, sedangkan untuk gadai ilegal sebanyak 165 entitas dan terbanyak adalah pinjol ilegal yang mencapai 3.784 perusahaan.

Salah satu yang ramai diperbincangkan adalah Binomo, yang merupakan platform trading online yang menyediakan aset berupa uang asing (forex), saham, emas, dan perak.

Binomo dianggap ilegal karena menggunakan sistem binary option yang cara kerjanya mirip dengan judi.

Sebagai contoh, pengguna diminta untuk memilih aset seperti emas, forex, saham hingga kripto, kemudian menebak harga dalam waktu tertentu.

Kemudian pengguna diminta untuk mempertaruhkan modal untuk menebak, kemudian jika tebakan benar, maka pengguna akan mendapatkan keuntungan 80 persen dari modal yang diberikannya.

Namun jika salah, maka semua yang pengguna pertaruhkan akan hilang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved