Senin, 27 April 2026

Arab Saudi Naikkan Jumlah Jemaah Haji, Perhatikan Syaratnya

Arab Saudi memutuskan untuk menaikkan jumlah jemaah haji yang diizinkan pada 2022 menjadi 1 juta orang. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita resmi

Editor: Muliadi Gani
AFP
Jamaah Muslim berdoa di sekitar Ka'bah di kompleks Masjidil Haram, tempat suci umat Islam, di kota suci Mekah di Arab Saudi pada 1 November 2020, ketika pihak berwenang memperluas ziarah umrah sepanjang tahun untuk menampung lebih banyak jemaah sambil melonggarkan pembatasan pandemi coronavirus COVID-19 . - Pihak berwenang Saudi sebelumnya telah mengumumkan bahwa tahap ketiga dari perluasan doa mulai dari 1 November akan mengizinkan pengunjung dari luar negeri. Batas jemaah umrah kemudian akan dinaikkan menjadi 20.000, dengan total 60.000 jemaah diperbolehkan. 

PROHABA.CO, RIYADH - Arab Saudi memutuskan untuk menaikkan jumlah jemaah haji yang diizinkan pada 2022 menjadi 1 juta orang.

Hal ini dilaporkan oleh kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA) pada Sabtu (9/4).

Jumlah jemaah haji yang diizinkan pada tahun ini diketahui jauh lebih banyak dari dua tahun sebelumnya karena Covid-19.

Setelah dimulainya pandemi Covid-19 pada tahun 2020, otoritas Saudi mengizinkan hanya 1.000 jemaah untuk berpartisipasi.

Tahun berikutnya, mereka meningkatkan total menjadi 60.000 penduduk yang divaksinasi lengkap yang dipilih melalui undian.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka mengizinkan kedatangan 1 juta jemaah, baik asing maupun domestik untuk menunaikan haji pada tahun ini atau 1443 H.

Kementerian mengatakan bahwa Kerajaan ingin memastikan bahwa jumlah maksimum Muslim di seluruh dunia dapat melakukan haji dan mengunjungi Masjid Nabawi dalam suasana yang aman dan spiritual.

Baca juga: Pembiayaan Haji dari ACC Syariah Membuat Ibadah Haji Lebih Nyaman

Baca juga: Beraksi di Mekkah, Pengemis asal Asia Dapat Rp 448 Juta

“Sangat penting bagi pemerintah Penjaga Dua Masjid Suci untuk menjaga keselamatan dan keamanan jemaah haji serta pengunjung Masjid Nabawi,” ungkap Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Jumlah jemaah haji yang datang dari tertentu untuk haji tahun ini akan disesuaikan dengan kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara dan dengan mempertimbangkan kepatuhan terhadap semua rekomendasi kesehatan.

Dilansir dari Saudi Gazette, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengklarifikasi bahwa haji tahun ini akan dilakukan sesuai dengan peraturan berikut:

Haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi Covid-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Jemaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sejak keberangkatan ke Kerajaan Kementerian telah mengintruksikan bahwa semua jemaah harus mengawasi instruksi kesehatan dan semua tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan mereka saat melakukan ritual haji.(kompas.com)

Baca juga: Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Haji, Menteri Agama Upayakan Penambahan Kuota

Baca juga: Arab Saudi Belum Beri Kepastian Soal Pelaksanaan Haji 2022

Baca juga: Istri Pamer Harta di TikTok, Ternyata Suaminya Pencuri Freeport

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved