Selasa, 5 Mei 2026

Arab Saudi Tetapkan 85 Persen Kuota Haji untuk Jemaah Luar

Arab Saudi menetapkan 85 persen kuota haji pada tahun ini untuk jemaah asing atau dari luar negeri. Arab Saudi sebelumnya telah mengumumkan ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
TWITTER @hsharifain
Foto shalat Subuh berjamaah di Masjidil Haram tanpa menjaga jarak untuk pertama kalinya sejak pandemi diimulai. Kerajaan Arab Saudi mengizinkan Masjidil Haram di Makkah menampung para jemaah dengan kapasitas penuh pada Minggu (17/10/2021). Foto ini disediakan oleh akun Twitter resmi yang mengelola informasi Dua Masjid Suci, Haramain Sharifain. 

PROHABA.CO, RIYADH - Arab Saudi menetapkan 85 persen kuota haji pada tahun ini untuk jemaah asing atau dari luar negeri.

Arab Saudi sebelumnya telah mengumumkan akan membuka pintu untuk 1 juta Jemaah haji pada tahun ini.

Ini berarti 850.000 jemaah dari luar negeri akan diizinkan menunaikan ibadah haji pada 2022.

Sedangkan sisanya diperuntukan bagi Jemaah haji domesti.

Demikian lapor saluran berita Al-Arabiya mengutip sumber-sumber informasi.

Menurut sumber, jumlah yang dialokasikan untuk jemaah haji domestik tidak akan melebihi 150.000, sedangkan jumlah peziarah dari luar Kerajaan akan mencapai 850.000.

Baca juga: Arab Saudi Naikkan Jumlah Jemaah Haji, Perhatikan Syaratnya

Keputusan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada jemaah haji dari seluruh dunia untuk melakukan ibadah haji secara maksimal setelah mempertimbangkan fakta bahwa jemaah haji asing tidak diizinkan untuk melakukan haji selama dua tahun terakhir tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi virus corona.

Hanya sejumlah kecil jemaah haji domestik yang diizinkan untuk melakukan haji selama dua tahun terakhir.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi baru-baru ini telah mengumumkan bahwa mereka mengizinkan kedatangan 1 juta jemaah, baik asing maupun domestik untuk menunaikan haji pada 1443 H.

Jumlah jemaah haji yang diizinkan pada tahun ini diketahui jauh lebih banyak dari dua tahun sebelumnya karena Covid-19.

Setelah dimulainya pandemi Covid-19 pada tahun 2020, otoritas Saudi hanya mengizinkan 1.000 jemaah untuk berpartisipasi.

Baca juga: Indonesia Akan Bertemu Arab Saudi dan Jordania di Kualifikasi FIBA World Cup 2023

Sementara pada 2021, mereka meningkatkan total menjadi 60.000 penduduk yang divaksinasi lengkap yang dipilih melalui undian.

Dilansir dari Saudi Gazette, jumlah jemaah yang diizinkan untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini Ini akan disesuaikan dengan kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara di dunia dan setelah mempertimbangkan rekomendasi dari otoritas Kesehatan Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengklarifikasi bahwa haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi Covid-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi.

Jemaah yang berasal dari luar Kerajaan juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sejak keberangkatan ke Kerajaan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved