Jumat, 1 Mei 2026

Luar Negeri

OKI Desak Lembaga PBB Kecam Serangan Israel di Masjid Al-Aqsa

Organisasi Kerja Kama Islam (OKI) meminta Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengutuk serangan Israel terhadap jemaah ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AFP
Warga Palestina dihadang oleh polisi Israel selama bentrokan terjadii di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem, pada Jumat (15/4/2022). Saksi mata mengatakan bahwa pengunjuk rasa Palestina melemparkan batu ke pasukan keamanan Israel, yang menembakkan peluru karet ke beberapa demonstran. 

PROHABA.CO, ANKARA - Organisasi Kerja Kama Islam (OKI) meminta Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengutuk serangan Israel terhadap jemaah di Masjid Al-Aqsa.

Permintaan tersebut dilayangkan OKI melalui sebuah surat yang disampaikan kepada Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet melalui misi Pakistan di Jenewa.

Dalam surat itu, OKI mendesak masyarakat internasional berseru kepada Israel untuk segera menghentikan kejahatannya terhadap rakyat Palestina.

OKI juga meminta komunitas internasional sepenuhnya menghormati status quo, sejarah, dan aturan dari Masjid Al-Aqsa, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Baca juga: Kecam Tindakan Polisi Israel yang Serang Masjid Al Aqsa, Begini Ungkap Bella Hadid

Baca juga: Israel Serang Al-Aqsa: Masuki Masjid, Tembak dan Lukai Puluhan Orang

Selain itu, OKI meminta OHCHR untuk mengutuk pelanggaran berat HAM yang dilakukan Israel di sekitar Yerusalem Timur yang diduduki serta menyerukan pertanggungjawaban atas penindasan Israel.

Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Palestina ketika pekan lalu ketika pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan menyerang jemaah, melukai ratusan orang.

Masjid Al-Aqsa sendiri adalah salah satu situs tersuci bagi umat Islam.

Orang-orang Yahudi menyebut situs tersebut sebagai Temple Mount dan mengeklaim bahwa itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, dalam perang Arab-Israel 1967.

Israel kemudian mencaplok seluruh kota pada 1980, sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.(kompas.com)

Baca juga: Bentrokan di Masjid Aqsa, 152 Warga Pelestina Terluka

Baca juga: Bentrokan Pecah di Masjid Al-Aqsa, 50 Warga Terluka

Baca juga: Remaja Palestina Berusia 19 Tahun Tewas Ditembak, Diduga Tikam Pasukan Israel

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved