Bentrokan di Masjid Aqsa, 152 Warga Pelestina Terluka
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, sebagian besar warga Palestina yang terluka tersebut disebabkan terkena peluru karet, stun grenades, ...
PROHABA.CO, YERUSALEM - Sedikitnya 152 warga Palestina terluka akibat bentrokan dengan polisi antihuru-hara di dalam kompleks masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (15/4).
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, sebagian besar warga Palestina yang terluka tersebut disebabkan terkena peluru karet, stun grenades, dan tongkat polisi.
Konfrontasi yang pecah di kompleks Al-Aqsa tersebut kembali memicu risiko menjadi konlfik yang lebih besar dan lebih luas seperti perang Gaza tahun lalu.
Kompleks Al-Aqsa berada di atas dataran tinggi Kota Tua Yerusalem Timur, yang direbut oleh Israel dalam perang tahun 1967, sebagaimana dilansir Reuters.
Ketegangan yang meningkat tahun ini sebagian disebabkan oleh Ramadhan yang bertepatan dengan perayaan Paskah Yahudi.
Baca juga: Kecam Tindakan Polisi Israel yang Serang Masjid Al Aqsa, Begini Ungkap Bella Hadid
Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Israel mengatakan bahwa ratusan warga Palestina melemparkan petasan dan batu ke arah pasukan mereka dan menuju area ibadah Yahudi di Tembok Barat di Kota Tua setelah shalat subuh.
Polisi Israel lantas memasuki kompleks Al-Aqsa untuk membubarkan kerumunan dan memungkinkan jemaah lainnya meninggalkan tempat itu dengan "aman".
Kepolisian Israel menambahkan bahwa tiga petugas terluka dalam bentrokan tersebut.
Melalui Twitter, juru bicara Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menuturkan bahwa polisi Israel juga menahan ratusan warga Palestina.
"Kami sedang berupaya untuk memulihkan kedamaian, di Temple Mount (Al-Aqsa) dan di seluruh Israel.
Di samping itu, kami sedang mempersiapkan skenario apa pun dan pasukan keamanan siap untuk tugas apa pun," kata Bennett.
Mesir, Qatar, dan PBB meningkatkan mediasi mereka antara faksi-faksi Palestina dengan Israel dalam upaya untuk mencegah eskalasi kekerasan lebih lanjut.
Baca juga: Amina Wadud, Wanita Pertama Pimpin Shalat Jumat, Bermukim di Yogyakarta
Di sisi lan, Hamas, kelompok yang menguasai Jalur Gaza, menuntut agar Israel membebaskan hampir 500 orang yang ditahannya pada Jumat.
Hamas juga meminta Israel menghentikan aksi provokatifnya di masjid Al-Aqsa dan mengakhiri serangan militer ke kota-kota Tepi Barat.
Sebagai tanda meredakan ketegangan, Israel kemudian membebaskan semua kecuali 100 orang dari mereka yang ditahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Pasukan-keamanan-Israel-bentrok-dengan-demonstran-Palestina-di-kompleks-Masjid-Al-Aqsa.jpg)