Kriminal

Gegara Tawarkan Tumpangan ke Wanita, Saiful Dikeroyok Pemuda

M Saiful (25), warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikeroyok oleh tiga pemuda di Dusun Dukuh, Desa Gugut, ...

Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com
Ilustrasi pengeroyokan 

PROHABA.CO, JEMBER - M Saiful (25), warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikeroyok oleh tiga pemuda di Dusun Dukuh, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji pada Selasa (10/5).

Akibatnya, pria tersebut mengalami luka di bagian wajah dan kepala.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rambipuji AKP Sucipto menjelaskan, kasus pengeroyokan tersebut bermula saat korban mendatangi IW.

Di sana, ada tiga orang lain, yakni HN dan RZ, serta satu perempuan.

Korban juga berkenalan dengan seorang perempuan di dalam rumah itu.

Kemudian, perempuan tersebut hendak pulang.

“Korban Saiful ini menawarkan tumpangan pada si perempuan itu," kata Sucipto, Senin (16/5).

Namun, salah satu dari tiga orang itu tidak terima dan tersinggung karena korban menawarkan tumpangan pada perempuan itu.

Baca juga: Rico Valentino Dikeroyok Babak Belur, Ibunda Menangis Minta Keadilan

Baca juga: Polres Tangkap Polisi Gadungan Setelah Tipu Perempuan Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Atlet Pencak Silat Indonesia Sempat Dirugikan Dalam Penilaian

Setelah itu, HN langsung memukul korban kemudian diikuti oleh IW dan RZ.

Bahkan, pelaku berinisial IW memukul korban menggunakan besi dan mengenai kepala dan wajah korban hingga korban tergeletak.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban menderita luka di kepala dan lebam di wajah.

Selanjutnya, korban melaporkan kasus pengeroyokan itu pada Polsek Rambipuji.

Unit Reskrim Polsek Rambipuji lantas mengamankan satu dari tiga orang yang diduga telah melakukan pengeroyokan tersebut, yakni HN.

Sedangkan dua pelaku lainnya masih kabur.

“Mereka terancam Pasal 170 Ayat (1) ke-1e KUHP tentang tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang,” terang dia.

Pihaknya kepolisian sedang melakukan pengembangan penyelidikan guna menangkap dua pelaku lainnya yang masih dalam pencarian alias DPO.

(kompas.com)

Baca juga: Pihak RS Siloam Enggan Beberkan Kondisi Ade Armando Pasca Dikeroyok Massa

Baca juga: Dua Polisi Dikeroyok Saat Amankan Demo Mahasiswa

Baca juga: PDSI Usul UU Pendidikan Kedokteran Direvisi, IDI: Setuju Selama Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved