Kriminal

Pesta Miras, Irfan Tewas Dikeroyok Empat Teman

Akibat pesta miras, Irfan, seorang warga Desa Masalili, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, tewas dibunuh empat orang temannya ...

Editor: Muliadi Gani
NST
Ilustrasi Mayat 

PROHABA.CO, MUNA - Akibat pesta miras, Irfan, seorang warga Desa Masalili, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, tewas dibunuh empat orang temannya. 

Keempat pelaku inisial LK, LL, LR dan LS yang sebelumnya kabur dibekuk Anggota Satreskrim Polres Muna dan Polsek Kontunaga. 

“Pelaku bersama korban minum-minuman keras jenis arak di salah satu rumah warga di pinggir jalan utama.

Saat itu korban marah-marah kepada salah satu tersangka, sambil berdiri dan berbicara mau melakukan pemukulan,” kata Wakapolres Muna, Kompol Anggi Siahaan, Kamis (19/5). 

Tak terima dengan hal itu seorang tersangka lainnya, LK yang saat itu tengah memegang sebilah badik langsung menikam dada sebelah kiri korban sebanyak 1 kali. 

Baca juga: Ribut Saat Pesta Miras, Nendra Tewas Dihabisi Dua Temannya

Baca juga: Dijadikan Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, Tiga Hotel Ditutup

Baca juga: Oknum Polisi Mabuk Tabrak 4 Orang di Jayapura, 1 Tewas

Korban mencabut badik yang dimilikinya dan saling berhadapan dengan pelaku.

Namun korban dikeroyok keempat pelaku dengan mendapat luka tusukan diperut dan punggung korban, sehingga korban jatuh tersungkur dan tewas. 

Setelah korban jatuh, para pelaku langsung kabur melarikan diri. 

Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian bergerak cepat menangkap pelaku LS. 

Sementara pelaku lainya diamankan dan menyerahkan diri saat dilakukan pengejaran di kebun warga.

  “Motifnya pelaku melakukan kejahatan karena sakit hati dan emosi serta dendam dikarenakan korban pernah menendang salah satu tersangka LR pada saat acara joget,” ujar Anggi

“Penyebab utama lainnya karena terpengaruh Miras sehingga tak mampu mengontrol diri,” tambahnya. 

Saat ini keempat pelaku diamankan di ruang tahanan Mapolres Muna.

Keempat pelaku terancam dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(kompas.com)

Baca juga: Gegara Tawarkan Tumpangan ke Wanita, Saiful Dikeroyok Pemuda

Baca juga: Dua Mortir Diledakkan, Diduga Sisa Peninggalan Belanda atau Jepang

Baca juga: Disebut Sebarkan Ekstremis oleh Pemerintah Singapura, Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved