Kriminal
Maling Embat Kipas Angin dan Timbangan Milik Posyandu
Maling menggasaj dua kipas angin dan sebuah timbangan aset Gampong Alue, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara yang disimpan di gedung Badan Usaha ...
PROHABA.CO, LHOKSUKON - Maling menggasaj dua kipas angin dan sebuah timbangan aset Gampong Alue, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara yang disimpan di gedung Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) desa setempat, Minggu (22/05/2022).
Informasi yang diterima, awal mula diketahui bahwa ada kehilangan barang di gedung BUMG sehari sebelum kegiatan posyandu berlangsung, tepatnya pada Selasa (17/5/ 2022).
Pada saat itu sekretaris desa (sekdes) bersama sejumlah warga melihat pintu dan jendela gedung BUMG dalam kondisi terbuka.
Timbul kecurigaan bahwa adapencurian, maka warga dan sekdes pun masuk untuk memastikan kondisi barang yang ada di dalam gedung.
Ketika masuk ke dalam didapati kunci gembok di kamar yang dijadikan ruangan sekdes juga sudah rusak akibat dicongkel.
Baca juga: Maling Handphone Babak Belur Dihajar Massa
Setelah dicek, yernyata benar, kipas angin dan timbangan sudah raib digondol maling.
Sekdes Gampong Alue Amirullah kepada wartawan menyebutkan dua kipas angin dan timbangan yang digunakan kader posyandu itu sudah raib diembat maling.
Namun, ia tidak mengetahui kapan pelaku membobol dengan cara merusak kunci gembok yang dipasang di pintu.
“Setelah mengetahui adanya kehilangan, langsung diberitahukan kepada kepala desa (keuchik), sehingga bisa dibuat laporan kehilangan ke pihak kepolisian,” ujarnya.
Ia tambahkan, selain kipas angin dan timbangan, pagar besi untuk memagar tanaman pohon mangga juga ikut digasak maling.
Baca juga: Apa Itu Virus Hendra yang Dapat Menular dari Hewan ke Manusia?
Sementara itu, Keuchik Gampong Alue, Supriadi menyebutkan, kasus kehilangan ini akan segera ditindaklanjuti dengan melaporkan ke polisi.
“Kita tidak mengatahui siapa pelakunya, kehilangan ini baru diketahui sehari sebelum kegiatan posyandu setelah diberitahukan oleh kader posyandu,” terang keuchik, Minggu (22/2/5/2022).
Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) Madat, Zulfriadi menyatakan jika hal seperti ini dibiarkan ia khawatir kejadian yang sama akan terulang lagi di desa itu.
“Kemungkinan harta benda warga yang berharga akan digasak juga oleh maling.
Maka, pelaku harus berhasil ditangkap,” imbuhnya.
(Beritamerdeka.net)
Baca juga: Duel di Kandang Bebek Berujung Maut, Satu Maling Melarikan Diri
Baca juga: Sosok dan Nasib Oknum Pimpinan Ponpes OKU Timur yang Diduga Cabuli 6 Santriwati
Baca juga: Ditinggal Pergi Belanja, Sepmor Milik IRT Digondol Maling
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/pura2-jd-petugas-pln.jpg)