Rabu, 8 April 2026

Luar Negeri

Kolonel Garda Revolusi Iran Dibunuh oleh Pria Bersenjata

Kolonel Garda Revolusi Iran dibunuh di luar rumahnya di Teheran, oleh orang bersenjata tak dikenal yang menggunakan sepeda motor ...

Editor: Muliadi Gani
IRNA via AP PHOTO
Dalam foto yang disediakan oleh Kantor Berita Republik Islam, IRNA, anggota keluarga Kolonel Hassan Sayyad Khodaei menangisi tubuhnya di mobilnya setelah ditembak oleh dua penyerang di Teheran, Iran, Minggu, 22 Mei 2022. 

PROHABA.CO, TEHERAN - Kolonel Garda Revolusi Iran dibunuh di luar rumahnya di Teheran, oleh orang bersenjata tak dikenal yang menggunakan sepeda motor.

Satuan militer itu hanya memberikan sedikit detail tentang pembunuhan itu, yang terjadi di siang hari bolong di jantung ibu kota Iran.

Garda Revolusi Iran tapi menyalahkan insiden itu pada "kesombongan global", biasanya kode untuk Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Insiden dengan gaya serangan seperti itu meningkatkan kemungkinan akan kaitannya dengan pembunuhan bersepeda motor lainnya, yang sebelumnya dikaitkan dengan Israel.

Baca juga: Pejuang Ukraina Dibawa oleh 7 Bus dari Pabrik Baja Azovstal ke Olenivka yang Dikuasai Rusia

Salah satunya seperti yang menargetkan ilmuwan nuklir negara itu.

“Dua penyerang menembak Kolonel Hassan Sayad Khodayari lima kali di kendaraan tanpa lapisan baja buatan Iran, tak jauh dari jalan yang sangat aman yang merupakan rumah bagi parlemen Iran,” kata media pemerintah sebagaimana dilansir Guardian pada Minggu (22/5).

Laporan mengidentifikasi Khodayari hanya sebagai “pembela tempat suci,” referensi untuk pasukan elit Quds Garda Revolusi yang mengawasi operasi asing melawan ISIS di Suriah dan Irak.

Sedikit informasi yang tersedia untuk umum tentang Khodayari, tetapi perwira Quds cenderung melakukan misi militer rahasia untuk mendukung Hizbullah, kelompok militan Lebanon dan partai politik, dan milisi di Suriah, Irak, dan di tempat lain.

Baca juga: Rusia Gunakan Pembom Strategis ke Odessa, Ini Spek dan Riwayat Tupolev Tu-22M

Jaksa Teheran tiba di TKP dalam beberapa jam untuk menyelidiki dan menuntut polisi segera menangkap para pelaku.

Kecepatan tanggapan aparat menunjukkan Khodayari mungkin adalah anggota senior Quds yang menonjol.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan itu.

TV pemerintah melaporkan bahwa pasukan keamanan mengejar tersangka penyerang tanpa memberikan rincian lebih lanjut atau memberikan motif pembunuhan.

Media yang dikelola pemerintah juga mengatakan sekitar waktu yang sama bahwa pasukan keamanan Garda Revolusi Iran telah menemukan dan menangkap anggota jaringan intelijen Israel yang beroperasi di negara itu.

(kompas.com)

Baca juga: Jalan di Depan Kedubes Arab Saudi di AS akan Dinamai ‘Jamal Khashoggi’

Baca juga: Pernah Ikut Operasi Seroja, Kolonel Priyanto Minta Hukumannya Diringankan

Baca juga: Pertarungan Sengit Intelijen Rusia dengan Amerika Cs di Balik Perang di Ukraina

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved