Sabtu, 11 April 2026

Konflik Amerika vs Iran

Kapal Induk USS Gerald R Ford Terbakar Saat Operasi di Laut Merah

Centcom mengonfirmasi bahwa kapal induk andalan militer AS, USS Gerald R. Ford (CVN‑78), sempat mengalami insiden kebakaran saat menjalankan operasi

Editor: Muliadi Gani
Instagram @usnavy
KAPAL INDUK AS - Foto yang diunggah Angkatan Laut AS di akun Instagram, memperlihatkan Gugus Tempur Kapal Induk USS Gerald R. Ford melintasi Selat Gibraltar di wilayah operasi Angkatan Laut AS di Eropa-Afrika, Oktober 2025. Kapal Induk USS Gerald R Ford Terbakar Saat Operasi di Laut Merah. (Instagram @usnavy) 

Ringkasan Berita:
  • Kapal induk USS Gerald R. Ford (CVN-78) mengalami kebakaran saat beroperasi di Laut Merah, namun api berhasil dikendalikan dan kapal tetap dapat melanjutkan misi.
  • United States Central Command (Centcom) menegaskan kebakaran tidak disebabkan serangan drone atau rudal dari Iran, melainkan insiden internal.
  • Dua pelaut AS mengalami luka-luka, tetapi tidak ada kerusakan pada sistem penggerak kapal yang sedang menjalankan Operation Epic Fury di kawasan Laut Merah.

 

PROHABA.CO - Komando Pusat Amerika Serikat atau United States Central Command (Centcom) mengonfirmasi bahwa kapal induk andalan militer AS, USS Gerald R. Ford (CVN‑78), sempat mengalami insiden kebakaran saat menjalankan operasi di kawasan Laut Merah.

Meski demikian, pihak militer AS menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak berkaitan dengan serangan musuh maupun aksi pertempuran.

Dalam pernyataan resminya, Centcom membantah berbagai spekulasi yang beredar mengenai penyebab kebakaran.

Sebelumnya muncul dugaan bahwa kapal induk tersebut menjadi sasaran serangan drone atau rudal yang diluncurkan oleh Iran.

Namun, militer AS menegaskan bahwa kebakaran tersebut murni insiden internal dan tidak terkait dengan aktivitas tempur.

Centcom juga menyampaikan bahwa api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif cepat sehingga tidak menimbulkan kerusakan besar pada kapal.

Meski demikian, dua pelaut Amerika Serikat dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Mereka langsung mendapatkan penanganan medis, sementara kondisi kapal secara keseluruhan dinyatakan tetap aman untuk melanjutkan operasi.

Saat ini, USS Gerald R Ford diketahui tengah beroperasi di kawasan Laut Merah untuk mendukung misi militer yang diberi nama Operation Epic Fury.

Baca juga: Usai Pernyataan Mojtaba, Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Berhulu Ledak Satu Ton ke Israel

Kapal Induk Tercanggih Milik Amerika Serikat

USS Gerald R Ford merupakan kapal induk kelas Ford yang menjadi salah satu simbol kekuatan militer modern Amerika Serikat.

Mengutip dari laman Angkatan Militer AS Airlant, kapal induk ini memiliki bobot hampir 100.000 ton dengan panjang dek penerbangan mencapai sekitar 1.092 kaki atau lebih dari 330 meter.

Kapal ini ditenagai oleh dua reaktor nuklir tipe A1B yang dirancang untuk menghasilkan tenaga lebih besar sekaligus meningkatkan efisiensi hingga sekitar 25 persen dibandingkan reaktor pada kapal induk generasi sebelumnya.

Dengan tenaga tersebut, USS Gerald R Ford mampu melaju dengan kecepatan lebih dari 30 knot serta memiliki kemampuan beroperasi tanpa batasan jarak karena tidak memerlukan pengisian bahan bakar konvensional.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved