Kriminal
Pembunuh Pria Bertato Mengaku atas Permintaan Korban
Teka-teki kematian pria bertato berinisial I alias D (30) di Desa Muktiwari, tepat di sebuah bangunan kosong, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi ...
Zulpan mengatakan, hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku membunuh atas permintaan korban.
Pelaku diminta menggorok leher korban dan memasukkan darahnya ke dalam pulpen yang di dalamnya terdapat keris berukuran kecil.
Baca juga: Kolonel Garda Revolusi Iran Dibunuh oleh Pria Bersenjata
Meski begitu, Zulpan memastikan bahwa penyidik masih akan mendalami motif kasus pembunuhan tersebut.
"Itu pengakuan tersangka tentunya tidak bisa kami mempercayai pengakuan tersebut 100 persen.
Keterangan daripada tersangka masih akan kami dalami," pungkas dia.
Pengakuan lain dari pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap korban untuk mengeluarkan ilmu kanuragan.
"Pengakuan daripada tersangka bahwa pembunuhan ini atas permintaan korban untuk mengeluarkan ilmu kanuragan yang ada di dalam diri korban," ujar Zulpan.
Terkait pengakuan itu, polisi akan mendalami kembali motif pelaku membunuh korban.
Karena sejauh ini penyidik tak mempercayai pengakuan pelaku soal penanganan ilmu kanuragan.
"Itu pengakuannya, tapi kami tidak bisa mempercayai itu.
Mana ada orang mati bisa hidup lagi," ucap Zulpan.
Menurut Zulpan, penyidik saat ini tengah mendalami hubungan antara korban dan pelaku yang merupakan rekan kerja.
Hal itu untuk mengetahui apakah keduanya sempat memiliki permasalahan pribadi atau tidak.
"Masih dilakukan pemeriksaan ya, belum tuntas sampai sekarang.
Tapi pengakuan sementara kan katanya diminta oleh korban perbuatan itu," ungkap Zulpan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kabid-Humas-Polda-Metro-Jaya-saat-konferensi-pers-di-Mapolda-Metro-Jaya.jpg)