Kriminal
Berawal Saling Klaim Lahan, Brimob Dor Warga Keutapang
Personel Brimob diduga menembak warga di perkebunan kelapa sawit PT Arrtu Estate Kemuning, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), ...
PROHABA.CO, PONTIANAK - Personel Brimob diduga menembak warga di perkebunan kelapa sawit PT Arrtu Estate Kemuning, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (28/5).
Dalam peristiwa tersebut, seorang warga terkena tembak peluru hampa.
Kepala Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, M Thamrin mengatakan, konflik berawal dari saling klaim lahan seluas 12 hektar antara warga dengan perusahaan.
Menurut Thamrin, konflik tersebut sudah lama terjadi dan belum selesai hingga sekarang.
"Sudah sering dilakukan mediasi, dari pihak desa sampai kecamatan tapi tidak ada kesepakatan," kata Thamrin, Minggu (29/5).
Menurut Thamrin, pihak perusahaan kukuh tidak mau menunjukkan dokumen hak kecuali di pengadilan.
"Lahan 12 hektar yang sengketa sudah ditanami sawit.
Baca juga: Enam Warga Didor Aparat, Kapolda Papua: Untuk Menyelamatkan Nyawa Orang Lain
Jadi warga dan perusahaan merasa paling berhak melakukan panen," ucap Thamrin.
Thamrin menjelaskan, harusnya pihak yang bersengketa membuat surat pernyataan bahwa tidak boleh melakukan aktivitas di atas lahan sengketa.
"Harusnya lahan tersebut dalam status quo, tapi tidak ada hitam di atas putih," timpal Thamrin.
Terkait insiden tersebut, Thamrin menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.
"Jika memang ada yang bersalah, pasti akan ada proses hukumnya," tutup Thamrin.
Diberitakan sebelumnya, terjadi insiden penembakan oleh polisi pada warga di perkebunan kelapa sawit PT Arrtu Estate Kemuning, Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Ada satu orang korban bernama Ji'i yang mengalami luka di punggung.
Baca juga: Disangka Babi Hutan, Petani Didor Pemburu
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Sabtu (28/5) pukul 12.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-penembakan-3.jpg)