Jumat, 17 April 2026

Luar Negeri

Komentarnya Menyinggung Umat Muslin, Pejabat di India Dihukum

Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India mengatakan pada Minggu (5/6), bahwa mereka menangguhkan juru bicara BJP Nupur Sharma ...

Editor: Muliadi Gani
AP PHOTO/RAFIQ MAQBOOL
Muslim India meneriakkan slogan-slogan saat mereka bereaksi terhadap referensi menghina Islam dan Nabi Muhammad yang dibuat oleh pejabat tinggi di partai nasionalis Hindu yang memerintah selama protes di Mumbai, India, Senin, 6 Juni 2022. 

PROHABA.CO, MUMBAI - Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India mengatakan pada Minggu (5/6), bahwa mereka menangguhkan juru bicara BJP Nupur Sharma sebagai tanggapan atas komentar yang dia buat selama debat TV tentang Nabi Muhammad.

BJP mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya bahwa partai India itu menghormati semua agama.

“BJP mengecam keras penghinaan terhadap tokoh agama manapun dari agama apapun,” tulis pernyataan itu sebagaimana dilansir Reuters.

Lewat Twitter, Sharma mengaku telah mengatakan beberapa hal sebagai tanggapan atas komentar tentang dewa Hindu.

Tetapi, dia mengaku tidak pernah ada niat untuk menyakiti perasaan keagamaan siapa pun.

“Jika kata-kata saya telah menyebabkan ketidaknyamanan atau menyakiti perasaan keagamaan siapa pun, saya dengan ini menarik pernyataan saya tanpa syarat,” katanya.

Baca juga: Wanita Muslim India Lawan Larangan Berhijab di Sekolah

Juru bicara BJP lainnya Naveen Jindal dikeluarkan dari partai karena komentar yang dia buat tentang Islam di media sosial, menurut kantor BJP.

Jindal mengatakan di Twitter bahwa dia mempertanyakan beberapa komentar yang dibuat terhadap dewa-dewa Hindu.

“Saya hanya menanyai mereka tetapi itu tidak berarti saya menentang agama apa pun.

” Pernyataan BJP juga mengatakan: “Partai Bharatiya Janata juga sangat menentang ideologi apa pun yang menghina atau merendahkan sekte atau agama apa pun.

BJP tidak mempromosikan orang atau filosofi seperti itu.

Komentar Sharma memicu kemarahan di komunitas Muslim di India, yang menyebabkan protes sporadis di beberapa negara bagian.

Baca juga: India Disengat Gelombang Panas Ekstrem 49 Derajat C

Keluhan juga muncul dari beberapa negara Muslim, termasuk Qatar dan Kuwait.

Pakistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya mengutuk dalam “istilah sekuat mungkin”, atas pernyataan yang sangat menghina itu.

“Pakistan sekali lagi menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera mengetahui situasi Islamofobia yang menyedihkan di India,” katanya.

Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah memanggil duta besar India atas komentar tersebut.

(kompas.com)

Baca juga: Gelombang Panas di India, Burung-burung Berjatuhan

Baca juga: Polisi India Diduga Rudapaksa Korban Pemerkosaan Bergilir

Baca juga: Polisi India Lompati Rel Kereta demi Selamatkan Nyawa Remaja, Dijuluki “James Bond”

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved