Luar Negeri

India Disengat Gelombang Panas Ekstrem 49 Derajat C

Gelombang panas yang intens menyapu India utara dengan suhu mencapai rekor 49,2 derajat Celsius di beberapa bagian ibu kota, New Delhi ...

Editor: Muliadi Gani
AP
Orang-orang beristirahat di bawah naungan pohon pada sore musim panas yang panas di Lucknow di negara bagian Uttar Pradesh, India tengah, Kamis, 28 April 2022. 

PROHABA.CO, NEW DELHI - Gelombang panas yang intens menyapu India utara dengan suhu mencapai rekor 49,2 derajat Celsius di beberapa bagian ibu kota, New Delhi.

Ini adalah gelombang panas kelima di ibu kota sejak Maret.

Pejabat di banyak bagian negara itu telah meminta orang untuk mengambil tindakan pencegahan karena suhu akan tetap tinggi.

Mereka memperingatkan panas dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi yang rentan, termasuk bayi, orang tua dan orang-orang dengan penyakit kronis.

Negara bagian Himachal Pradesh, Haryana, Uttarakhand, Punjab, dan Bihar secara khusus menyaksikan kenaikan suhu dalam beberapa hari terakhir, kata departemen cuaca India sebagaimana dilansir BBC pada Senin (16/5).

Ia menambahkan bahwa suhu kemungkinan akan turun 2 hingga 4 derajat Celsius di beberapa daerah, tetapi mungkin tetap tidak ada banyak kelegaan yang terasa akibat udara panas yang hebat.

Baca juga: Gelombang Panas di India, Burung-burung Berjatuhan

Gelombang panas yang parah telah menghantam jutaan jiwa dan mata pencaharian di India utara musim panas ini.

Awal bulan ini, Perdana Menteri Narendra Modi meminta kepala menteri negara bagian untuk menyusun rencana untuk mengurangi dampak panas ekstrem, karena suhu naik lebih cepat dari biasanya.

Sementara gelombang panas biasa terjadi di India, terutama pada Mei dan Juni, musim panas dimulai awal tahun ini dengan suhu tinggi sejak Maret, ketika gelombang panas pertama tiba.

Suhu maksimum rata-rata untuk bulan itu adalah yang tertinggi dalam 122 tahun.

Pusat Sains dan Lingkungan, sebuah think-tank, mengatakan bahwa gelombang panas awal tahun ini telah mempengaruhi sekitar 15 negara bagian.

Termasuk diantaranya adalah negara bagian Himachal Pradesh di utara, yang biasanya dikenal dengan suhu yang sejuk.

Naresh Kumar, seorang ilmuwan senior di Departemen Meteorologi India (IMD), mengaitkan gelombang panas saat ini dengan faktor atmosfer lokal.

Baca juga: Mengapa Suhu Sekarang Lebih Panas?

Yang utama adalah gangguan lemah dari wilayah barat - badai yang berasal dari wilayah Mediterania.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved