Tahukah Anda
Mengapa Suhu Sekarang Lebih Panas?
Cuaca panas dan terik di siang hari akhir-akhir ini banyak dikeluhkan masyarakat Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ...
PROHABA.CO - Cuaca panas dan terik di siang hari akhir-akhir ini banyak dikeluhkan masyarakat Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun turut menjelaskan kenapa suhu sekarang panas.
Baik di siang maupun malam hari, udara terasa panas dan gerah.
Lantas, kenapasuhu sekarang panas?
Terkait kondisi cuaca panas dan terik di Indonesia ini, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan dalam rilis, Minggu (8/5/2022) bahwa fenomena suhu panas sekarang ini dapat dipicu oleh sejumlah faktor.
Guswanto menjelaskan, fenomena suhu udara terik yang terjadi pada siang hari tersebut dipicu oleh posisi semu matahari.
Posisi semu matahari saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 9 Oktober 2021,Banda Aceh dan Surabaya Berpotensi Cerah
Kondisi tersebut membuat tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujannya akan sangat berkurang sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari akan cukup mendominasi.
Akibatnya, di siang hari suhu terasa panas dan cuaca begitu terik.
Selain itu, suhu panas sekarang ini yang disebabkan oleh dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah telah mengoptimalkan penerimaan sinar matahari di permukaan Bumi.
Hal ini menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik dan panas pada siang hari.
Bukan gelombang panas Terkait fenomena suhu panas yang terjadi akhir- akhir ini, Guswanto menjelaskan berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode tanggal 1-7 Mei 2022 berkisar antara 33-36,1 derajat celsius.
Baca juga: Perubahan Iklim Berpotensi Sebabkan Pandemi Berikutnya
Suhu maksimum tertinggi hingga 36,1 derajat Celsius terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara. Sementara, suhu maksimum tertinggi di Indonesia pada bulan April selama 4-5 tahun terakhir
sekitar 38,8 derajat Celsius di Palembang pada tahun 2019, sedangkan di bulan Mei sekitar 38,8 derajat Celsius di Temindung Samarinda pada tahun 2018.
Kendati demikian, BMKG menegaskan bahwa cuaca panas di Indonesia bukan karena fenomena gelombang panas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-mengapa-suhu-sekarang-lebih-panas.jpg)