Luar Negeri

Badai Terjang India, 21 Orang Tewas Tersambar Petir

Sedikitnya 21 orang tewas saat banjir melanda India timur laut dan Bangladesh, yang menyebabkan jutaan rumah terendam air ...

Editor: Muliadi Gani
AFP
Personel tentara Bangladesh mengevakuasi orang-orang yang terkena dampak dari daerah banjir menyusul hujan monsun lebat di Sylhet pada 18 Juni 2022. 

PROHABA.CO, DHAKA ‑ Sedikitnya 21 orang tewas saat banjir melanda India timur laut dan Bangladesh, yang menyebabkan jutaan rumah terendam air.

Di negara bagian Assam India, setidaknya sembilan orang tewas dalam banjir.

Sementara rumah dari 2 juta orang lainnya terendam air banjir, menurut badan penanggulangan bencana negara bagian.

Sambaran petir yang dipicu oleh badai menewaskan sedikitnya 21 orang di Bangladesh sejak Jumat (17/6) sore, kata pejabat polisi sebagaimana dilansir Guardian .

Di antara mereka ada tiga anak berusia 12 hingga 14 tahun yang diserang di kota pedesaan Nandail, menurut Kepala Polisi setempat Mizanur Rahman.

Empat orang lainnya tewas ketika tanah longsor menghantam rumah mereka di lereng bukit di kota pelabuhan Chittagong, kata inspektur polisi Nurul Islam.

Di Bangladesh, distrik‑distrik di dekat perbatasan India terkena dampak paling parah.

Ketinggian air di semua sungai besar di seluruh negeri meningkat, menurut pusat prakiraan dan peringatan banjir di Dhaka, ibu kota.

Negara ini memiliki sekitar 130 sungai.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Afrika Selatan, 341 Orang Tewas

Baca juga: Usai Beri Bantuan Banjir Tolitoli, Dokter Specialis Hilang Misterius

Pusat tersebut mengatakan situasi kemungkinan akan memburuk di wilayah timur laut yang paling parah dilanda banjir, tepatnya distrik Sunamganj dan Sylhet serta di distrik Lalmonirhat, Kurigram, Nilphamari dan Rangpur di Bangladesh utara.

Pada Sabtu (18/6) AFP melaporkan korban tewas akibat badai monsun di Bangladesh dan India telah mencapai sedikitnya 41 orang. Belum pernah melihat banjir separah itu

Sekolah telah diubah menjadi tempat penampungan bantuan untuk menampung seluruh desa yang terendam dalam hitungan jam oleh setelah sungai tiba‑tiba meluap.

Seluruh desa tenggelam pada Jumat pagi dan kami semua terdampar,kata Lokman (23 tahun), yang keluarganya tinggal di desa Companyganj.

Setelah menunggu seharian di atap rumah kami, seorang tetangga menyelamatkan kami dengan perahu darurat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved