Kamis, 16 April 2026

Mengaku untuk Jaga-jaga, Kurir Sabu Miliki 2 Senpi

Polresta Pekanbaru, Riau, menangkap seorang pria yang diduga kurir narkoba. Namun, polisi tak menemukan barang bukti narkoba dari tangan pria ...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/IDON
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi (dua dari kiri) memperlihatkan barang bukti senjata api yang disita dari seorang pria diduga kurir narkoba di Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (17/6/2022). 

PROHABA.CO, PEKANBARU - Polresta Pekanbaru, Riau, menangkap seorang pria yang diduga kurir narkoba.

Namun, polisi tak menemukan barang bukti narkoba dari tangan pria berinisial CG (28) itu.

Polisi justru menemukan dua senjata api beserta amunisinya dari pria yang berprofesi sebagai buruh itu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi mengatakan, pelaku ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru bersama Polsek Tampan di wilayah Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Rabu (15/6) sekitar 23.00 WIB.

"Kita mendapatkan informasi ada seorang pria memiliki senjata api.

Setelah dilakukan penyidikan, ternyata benar pelaku menguasai dua puncuk senjata api rakitan dengan tujuh butir amunisi," ujar Budi kepada wartawan saat konferensi pers, Jumat (17/6).

Baca juga: Diwarnai Letusan Senjata Api, Polisi Amankan 50 Kg Ganja, Pelaku Lari ke Hutan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku memiliki senjata api untuk berjaga-jaga.

Salah satu senjata api dibeli di Sumatera Selatan seharga Rp 3 juta.

Sementara senjata api lainnya merupakan milik teman pelaku yang dititipkan kepadanya.

Polisi pun kini memburu rekan pelaku yang berinisial R.

Budi menjelaskan, pelaku mengaku belum pernah menggunakan senjata api itu untuk melakukan aksi kriminal.

"Dia mengaku sudah dua tahun menguasai senjata api itu.

Baca juga: Menjadi Kurir Sabu, ASN di Aceh Utara Ditangkap di Surabaya

Baca juga: Rusia Klaim Habisi Hampir 2.000 Tentara Bayaran Asing

Pengakuannya buat jaga-jaga saja," kata Budi yang didampingi Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan dan juga Kapolsek Tampan, Kompol I Komang Astama.

Budi mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa CG diduga seorang kurir narkoba.

Namun, informasi tersebut perlu didalami lagi oleh petugas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved