Jumat, 8 Mei 2026

Luar Negeri

Mengaku Sakit Kanker dan Dapat Donasi Rp5 Miliar, Ternyata Dipakai Berfoya-foya

Seorang wanita asal Broadstairs-Kent, Inggris, mengaku menderita penyakit parah dan berhasil menggalang dana Rp 5 miliar lebih dari ribuan simpatisan,

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: INS NEWS via THE SUN
Nicole Elkabbas yang mengaku menderita kanker dan berhasil menggalang dana Rp5 miliar lebih dari ribuan simpatisan. Ia ternyata tidak sakit dan menghabiskan donasi tersebut untuk berfoya-foya. 

PROHABA.CO, KENT - Seorang wanita asal Broadstairs-Kent, Inggris, mengaku menderita penyakit parah dan berhasil menggalang dana Rp 5 miliar lebih dari ribuan simpatisan, yang tergerak memberikan bantuan tanpa menyadari bahwa mereka sedang ditipu.

Nicole Elkabbas berbohong dalam penggalangan dana online dan dikenai hukuman penjara selama dua tahun sembilan bulan setelah kejahatannya terungkap.

Awalnya, wanita berusia 44 tahun itu mengaku membutuhkan pengobatan untuk menyelamatkan nyawanya dari kanker ovarium.

Sumbangan pun mengalir dari ribuan simpatisan yang tergerak dengan cerita bohong yang dia unggah di situs penggalangan dana massa online.

Namun faktanya, wanita itu menghabiskan uang sumbangan tersebut untuk liburan mewah di luar negeri dan mendanai kecanduannya akan judi.

Sejak penangkapan sang penipu itu, penyelidik menghitung dia meraup uang dengan total yang mengejutkan, yakni sebesar 360.000 euro (Rp5,6 miliar) melalui eksploitasi kriminalnya.

Baca juga: Reza Arap Pernah Terima Uang Donasi Rp 1 M Dari Doni Salmanan, Bakal Dipanggil Polisi?

Ironisnya, menurut laporan The Sun pada Minggu (26/6/2022), proses pengadilan memutuskan bahwa wanita asal Broadstairs-Kent ini dinyatakan hanya perlu membayar kembali kurang dari Rp100.000 dalam 28 hari ke depan atas dana yang telah massa yang digunakannya.

Pengadilan memutuskan bahwa sang penipu tidak memiliki aset atau "prospek realistis" untuk membayar kembali seluruh uang yang digunakannya pada sidang penyitaan.

Padahal, ibu satu anak ini menipu banyak simpatisan untuk membantunya membayar pengobatan kanker ovarium demi menyelamatkan nyawa yang tidak pernah dia butuhkan.

Dia membuat halaman Go Fund Me (situs penggalangan dana massa online Amerika Serikat), yang sepertinya dibuat oleh ibunya, yang dia rawat sepenuhnya.

Halaman palsu itu dihiasi dengan foto lama dari operasi kantong empedu yang dijalani tersangka beberapa bulan sebelumnya.

Selain foto-foto rumah sakit, pesan di halaman itu mengeklaim tersangka sebagai "ibu yang penuh kasih yang baru-baru ini didiagnosis", tetapi tidak mampu membayar perawatan medis yang sangat dibutuhkan.

Baca juga: Dihipnotis, Enam Mayam Emas Milik Warga Tijue Pidie Lenyap

Dia mencantumkan seorang ahli palsu yang dia klaim merawatnya di sebuah klinik di Barcelona, sedangkan dia sebenarnya menikmati kehidupan mewah di Spanyol.

"Pembohong kompulsif" ini menyalurkan sumbangan massa yang diterima dari para donatur ke rekeningnya sendiri.

Dia menggunakan dana tersebut untuk melunasi utangnya yang meningkat karena kebiasaannya berjudi, juga untuk melawat ke luar negeri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved