Tahukah Anda

Menkes akan Keluarkan Regulasi Peluang Riset Ganja untuk Medis

Menurutnya, saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah melakukan kajian dan direncanakan segera mengeluarkan regulasi, terkait penelitian ganja

Editor: Muliadi Gani
FOTO: AP/RICHARD VOGEL
Ilustrasi - Daun ganja. 

PROHABA.CO - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pihaknya akan membuka akses penelitian ganja medis di Indonesia.

Menurutnya, saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah melakukan kajian dan direncanakan segera mengeluarkan regulasi, terkait penelitian ganja untuk kebutuhan medis.

"Kita sudah melakukan kajian (ganja untuk medis).

Nanti sebentar lagi akan keluar regulasinya. Jadi, tahapan ini untuk riset dulu, nanti habis riset kita tahu bisa digunakan untuk medis," papar Budi kepada wartawan di Gedung Kemenkes RI, Rabu (29/6/2022).

Menkes Budi menuturkan, yang perlu diperhatikan dalam penelitian ganja medis ialah mengontrol fungsi penelitiannya.

Ia juga menyebut, Kemenkes akan mengawasi kontrol pascariset berlangsung.

"Tinggal masalah bagaimana kita mengontrol untuk fungsi penelitian.

Nanti kalau sudah lulus penelitian, produksinya (ganja) juga harus kita jaga sesuai dengan fungsi medisnya," imbuhnya.

Baca juga: Tulisan Seorang Ibu agar Ganja Dilegalkan Berlanjut ke DPR RI

Berkaitan dengan kebutuhan medis, Budi membandingkan ganja dengan penggunaan morfin. 

"Tapi ganja itu sebenarnya sama seperti morfin, morfin lebih keras dari ganja lo, itu kan ada dipakai untuk hal yang bermanfaat," lanjut Budi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved