Rabu, 15 April 2026

Luar Negeri

Insiden Penembakan di 7-Eleven California, 2 Tewas dan 3 Terluka

Dua orang tewas dan tiga terluka dalam penembakan sebelum fajar pada Senin (11/7) di empat toko 7-Eleven di California Selatan ...

Editor: Muliadi Gani
AP/Eugene Garcia
Rekaman TKP polisi menutup area parkir menyusul penembakan di toko 7-Eleven di Brea, California, pada Senin, 11 Juli 2022. Polisi mengatakan dua orang tewas dan tiga terluka dalam penembakan menjelang fajar di empat toko 7-Eleven California Selatan. Pihak berwenang mengatakan Senin bahwa setidaknya tiga dari empat penembakan diyakini terkait dengan pria bersenjata yang sama. 

PROHABA.CO, LOS ANGELES - Dua orang tewas dan tiga terluka dalam penembakan sebelum fajar pada Senin (11/7) di empat toko 7-Eleven di California Selatan.

Dilansir AP, pihak berwenang mengatakan mereka mencari seorang penembak tunggal dalam setidaknya tiga penembakan.

Penembakan tampaknya terjadi setelah perampokan atau percobaan perampokan di empat toko pada 11 Juli, atau sama seperti nama retail, (7/11).

Ini terjadi sehari ketika merek 7-Eleven nasional merayakan ulang tahunnya yang ke-95 dengan memberikan minuman Slurpee gratis.

"Hati kami bersama para korban dan orang-orang yang mereka cintai," kata 7-Eleven, Inc dalam sebuah pernyataan.

"Kami mengumpulkan informasi tentang tragedi mengerikan ini dan bekerja sama dengan penegak hukum setempat."

Belum jelas bagi penyelidik apa yang mendorong penembakan di kota Riverside, Santa Ana, Brea dan La Habra, atau mengapa kekerasan terjadi pada 11 Juli.

Baca juga: Penembakan di RS Kampus St Francis Tulsa AS, 5 Tewas

"Saya pikir satu-satunya orang yang menjawab itu adalah tersangka," kata Petugas Ryan Railsback, juru bicara Departemen Kepolisian Riverside, di mana penembakan pertama terjadi sekitar pukul 1.50 pagi.

"Tidak mungkin itu bisa menjadi kebetulan," tambahnya.

Penembakan di Riverside membuat korban dalam kondisi kritis dan sementara penembakan itu belum secara resmi terhubung dengan yang lain.

"Mereka semua tampak sangat, sangat mirip," tambahnya.

Kasus itu tampak aneh, kata Railsback, karena para penjahat biasanya tahu bahwa perampokan di toko-toko jarang menghasilkan uang dalam jumlah besar, terutama selama jam-jam semalam.

"Jika Anda pergi ke toko minuman keras atau 7-Eleven atau tempat makanan cepat saji, Anda tidak akan mendapatkan banyak uang tunai dari itu," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi Diminta Usut Dugaan Penembakan di Parigi

Baca juga: Kesal Ibunya Ditembak, MK Nekat Habisi Nyawa Ayahnya

"Ini agak aneh bahwa mereka akan melakukan hal ini."

Dalam kasus Riverside, pria bersenjata itu merampok petugas dan mengacungkan pistol, kemudian berbalik senjata pada pelanggan, menembak dan melarikan diri, kata Railsback.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved