Kamis, 9 April 2026

Komnas HAM akan Bekerja Sendiri Usut Kasus Penembakan Brigadir J

Demikian disampaikan Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsari. Pihaknya akan bekerja dengan mengedepankan independensi ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: DETIK /DOK. ISTIMEWA
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Yosua semasa hidup. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa lembaganya akan bekerja secara independen dalam mengusut kasus baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Demikian disampaikan Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsari.

Pihaknya akan bekerja dengan mengedepankan independensi.

"Saya ingin menegaskan soal independensi Komnas, artinya Komnas akan bekerja sendiri, akan bekerja sendiri tentu saja dengan SOP dan mekanisme yang ada di internal Komnas HAM," ucap Beka saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/7/2022).

Beka dalam hal ini menegaskan pihaknya tidak bergabung dalam tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut kasus tersebut.

"Jadi, kami bukan bagian tim khusus atau tim gabungan yang tadi disampaikan oleh Pak Kadiv Humas maupun Pak Irwasum.

Jadi, kami bukan bagian dari tim khusus," tegasnya.

Baca juga: Mabes Polri Minta Hal Ini ke Keluarga Brigadir J, Terkait Penembakan di Rumah Kadiv Propam Polri

Lebih lanjut, Beka menyampaikan, pihaknya tetap akan dilibatkan dalam tim khusus itu khususnya soal pemantauan hingga penyelidikan atas proses kasus tersebut.

"Tentu saja Komnas HAM dengan pengalaman dan pengatahuan maupun juga mekanisme yang ada di internal akan berusaha transparan, akuntabel supaya bisa menjawab banyak pertanyaan dari masyarakat dan juga memenuhi harapan masyarakat, termasuk juga yang terpenting adalah harapan dari keluarga korban," ungkapnya.

Kapolri bentuk tim khusus

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo merespons soal kasus baku tembak antarajudan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Kita ingin semuanya ini bisa tertangani dengan baik.

Oleh karena itu, saya telah membentuk tim khusus yang dipimpin Pak Wakapolri, Pak Irwasum, Pak Kabareskrim, juga ada As SDM," kata Listyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022).

"Termasuk juga fungsi dari Provos dan Paminal," jelasnya.

Di sisi lain, mantan Kabareskrim Polri ini menyebut pihaknya juga sudah berkooridnasi dengan pihak eksternal institusi Polri dalam mengawal kasus tersebut.

Baca juga: 8 Jam Sebelum Dinyatakan Tewas, Brigadir J Kabari Ingin Ziarah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved