Minggu, 14 Juni 2026

Tahukah Anda

Gelombang Panas Bisakah Terjadi di Indonesia?

Fenomena alam gelombang panas sudah dilaporkan terjadi di berbagai negara di dunia dan berdampak buruk bagi kehidupan manusia ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
PHOTO CREDIT: REUTERS
Seorang perempuan menggunakan kipas angin portabel ketika gelombang panas menghantan Kota London, Inggris pada 19 Juli kemarin. 

Oleh karenanya, fenomena gelombang panas ini belum pernah terjadi di Indonesia.

Baca juga: Krisis Iklim Makin Mengkhawatirkan, Kenali 6 Penyebab Pemanasan Global

Seperti yang diketahui, air yang ada di permukaan Bumi memiliki jumlah yang tetap.

Pasalnya, air selalu bergerak dalam suatu lingkaran peredaran yang disebut siklus hidrologi atau siklus air.

Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, siklus hidrologi terjadi dengan dipengaruhi sinar matahari.

Matahari memanfaatkan energi panas permukaan bumi, kemudian terjadi penguapan air dari sungai, danau, rawa, dan laut.

Setelah uap air terbentuk, ini akan naik ke atas, ke tempat yang lebih tinggi dengan suhu udara semakin rendah sehingga uap air dapat mengalami proses kondensasi.

Proses kondensasi mengubah uap air menjadi kumpulan titik-titik air yang jatuh di permukaan Bumi sebagai hujan.

“Jadi, kita (di Indonesia) selalu lembab,” kata dia.

Selain itu, gelombang panas hanya terjadi pada wilayah yang terletak pada lintang menengah dan tinggi sehingga tidak mungkin terjadi di wilayah Indonesia yang terletak di wilayah ekuator, terutama daerah Eropa.

Baca juga: Perubahan Iklim Berpotensi Sebabkan Pandemi Berikutnya

“Di luar negeri biasanya kebanyakan lebih kering, ketika summer (musim panas) posisi matahari juga lebih naik, jadi potensi terjadinya heat wave (gelombang panas) juga besar,” tambahnya.

Dengan begitu, gelombang panas tidak akan pernah terjadi di Indonesia.

Fenomena panas yang bisa saja terjadi adalah panas ekstrem saja.

“Heat wave di Indonesia sampai saat ini tidak pernah terjadi.

Tapi, kalau panas ekstrem 1-2 hari bisa atau pernah terjadi.

Tapi, bukan heat wave,” tegasnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved