Kriminal

Seorang Pelajar di Bima Diperkosa 9 Orang di Rumah Kosong

Keluarga pelajar korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh sembilan orang memblokade jalan di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat

Editor: Muliadi Gani
istimewa
Ilustrasi korban pemerkosaan atau redupaksa berhubungan badan 

PROHABA.CO, BIMA - Keluarga pelajar korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh sembilan orang memblokade jalan di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (3/8).

Mereka menuntut kepolisian segera menangkap para pelaku pemerkosaan.

Sebab setelah kasus itu dilaporkan pada Selasa (2/8), penyidik Satreskrim Polres Bima belum menangkap sembilan terduga pelaku.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor (Polres) Bima Iptu Adib Widayaka membenarkan, aksi tersebut berkaitan dengan kasus pemerkosaan.

"Aksi blokir jalan itu terkait kasus pemerkosaan terhadap JK," ungkap Adib, Kamis (4/8).

Baca juga: Dicekoki Miras, Seorang ABG di Probolinggo Diperkosa 3 Pemuda

Menurutnya aksi blokade jalan tersebut berlangsung hingga pukul 16.00 Wita.

Warga baru bersedia membuka blokade jalan usai polisi berjanji mengusut perkara tersebut.

"Jalan sudah dibuka total dan arus lalin lancar.

Situasi sampai saat ini masih terpantau aman dan terkendali," kata dia.

Adib menjelaskan, dugaan pemerkosaan itu terjadi saat korban, JL (15) yang berstatus pelajar menonton kegiatan MTQ di Kecamatan Monta.

Lalu pelaku berinisial AL mengajak JL berjalan-jalan. Ternyata korban dibawa ke sebuah rumah kosong.

Baca juga: Nyaris Diperkosa, Seorang Gadis Sulsel Tendang Alat Vital Pelaku

Baca juga: Pabrik Tahu di Asahan Meledak, Tujuh Pekerja Terluka

Di sana, korban mendapati delapan pemuda sedang nongkrong bersama empat perempuan.

Tiba-tiba, para pelaku menarik korban ke dalam kamar di rumah kosong tersebut dan memerkosa korban secara bergiliran.

"Dari sembilan pelaku itu korban hanya mengenal AL, DY dan YN.

Sementara enam orang lainnya tidak dikenali," jelasnya.

Korban kemudian pulang dan mengadu pada orangtuanya.

Ibu korban yang tak terima selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bima.

JL pun telah menjalani visum di RS Sondosia. Sementara para pelaku masih diburu. (kompas.com)

Baca juga: Menantu Tega Rudapaksa Ibu Mertua Berusia 65 Tahun

Baca juga: Tak Bisa Mengonrol Nafsu, Seorang Ayah Tega Merudapaksa Anak Kandungnya yang Masih Berusia 16 Tahun

Baca juga: Pelajar di Salatiga Dicabuli Dukun Pijat Tulang, Modus Diurut Biar Lebih Pintar

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved