Berita Aceh Jaya

Kasus PMK di Aceh Jaya Berkurang

Angka kesembuhan hewan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Aceh Jaya terus mengalami peningkatan

Editor: bakri
Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara
Petugas Balai Veteriner Medan Kementerian Pertanian RI pada Minggu (15/5/2022) mengambil sampel cairan di mulut dan sampel darah pada sapi di Aceh Utara terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku. 

CALANG - Angka kesembuhan hewan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Aceh Jaya terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang diperoleh Serambi, Selasa (9/8/2022), dari total 1.356 hewan ternak yang terjangkit, sudah ada sebanyak 1.210 yang dinyatakan sembuh dari PMK.

Hal itu disampaikan Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya, Adeng.

Menurutnya, data tersebut merupakan update pertanggal 7 Agustus 2022 lalu.

Adeng menjelaskan, dari jumlah yang terjangkit, hanya empat ekor hewan ternak jenis sapi yang mati akibat virus tersebut.

Sementara itu, yang masih terjangkit virus PMK atau dalam masa pengobatan tersisa sebanyak 146 ekor.

"Peningkatan kesembuhan sangat banyak, sisa yang sakit hanya 146," tandasnya.

Berbeda dengan beberapa waktu lalu, saat ini Kecamatan Teunom lebih mendominasi atau dengan jumlah hewan ternak terbanyak yang tercatat mengidap PMK.

Baca juga: Aceh Berada di Posisi Keempat se-Indonesia sebagai Provinsi Tertinggi dengan Angka Penularan PMK

Baca juga: Wabah PMK Ternak belum Reda, Begini Aturan dari Kemenag dan MUI Bagi Warga yang Akan Berkurban

Baca juga: Hasil Uji Sampel PMK Belum Diterima Pengawasan Keluar-Masuk Ternak Diperketat di Singkil

Sedangkan Kecamatan Panga yang beberapa waktu lalu terus memuncak kasus PMK kini berstatus nihil kasus atau dari jumlah kasus 152 sama dengan angka kesembuhan dan hanya tiga ekor hewan ternak yang mati akibat PMK.

Sementara itu, walaupun memiliki jumlah kasus yang tidak terlalu banyak atau berada di urutan ketiga setelah Teunom dan Darul Hikmah, Kecamatan Setia Bakti menjadi kecamatan dengan jumlah hewan ternak masih terjangkit PMK terbanyak.

Untuk Setia Bakti sendiri, tercatat masih ada 44 hewan ternak yang terjangkit PMK dari jumlah kasus 170 dan 126 kasus sembuh.(rb)

Baca juga: Pemerintah Diminta Gencarkan Vaksinasi PMK

Baca juga: Pemkab Nagan Raya Bentuk Satgas Penanganan PMK

Baca juga: Boleh Dicoba Tingkat Kesembuhan Ternak 98 Persen, Air Rebusan Tembakau untuk Atasi PMK

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved