Berita Aceh Timur
Penembakan Terjadi di Jalan Banda Aceh-Medan, Sopir Avanza Meninggal, Ini Info yang Berkembang
Sopir Toyota Avanza B 2307 TOX meninggal di Jalan Banda Aceh-Medan. Beredar informasi di Grup WA, sopir Avanza itu meninggal ditembak tim aparat.
Sopir minibus Toyota Avanza B 2307 TOX meninggal dunia di Jalan Banda Aceh-Medan. Beredar informasi di Grup WhatsApp, sopir Avanza itu meninggal ditembak tim aparat keamanan.
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
PROHABA.CO, IDI - Sopir minibus Toyota Avanza B 2307 TOX meninggal dunia di Jalan Banda Aceh-Medan.
Beredar informasi di Grup WhatsApp, sopir Avanza itu meninggal ditembak tim aparat keamanan.
Peristiwa menghebohkan warga ini terjadi tak jauh dari Simpang Gampong Beusa, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Senin (15/8/2022) malam.
"Sopir Avanza tewas ditembak. Sekarang jenazah sudah dievakuasi," ungkap salah satu warga yang melaporkan peristiwa tersebut kepada Serambinews.com, Senin (15/8/2022) malam.
Menurut informasi warga itu, usai pengemudinya ditembak, Toyota Avanza tersebut hilang kendali, sehingga menabrak tiang listrik.
“Namun sebelum menabrak tiang listrik, Avanza itu sempat menabrak warga setempat bernama Mursyidah,” bebernya.
“Kini Mursyidah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Sultan Abdul Azis Syah Peureulak,” lanjut dia.
Baca juga: Ribut dengan Warga, Seorang Pria di Manado Sulawesi Utara Tewas Ditembak Polisi Depan Istrinya
Ia menyebutkan, minibus itu sebelumnya sudah diikuti aparat berwenang sejak dari Kabupaten Aceh Utara.
"Sebelum ditembak di wilayah Peureulak Barat, mobil Avanza itu informasinya sudah diikuti dari Aceh Utara," ungkap sumber Serambinews.com.
Belum diketahui pasti aparat keamanan yang bertindak dalam kegiatan ini.
Dalam video yang beredar di Grup WhatsApp, tampak masyarakat berkerumun di lokasi kejadian di tepi Jalan Nasional Banda Aceh-Medan di Peureulak Barat.
Dalam video terlihat petugas medis mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil ambulans.
Sedangkan mobil Toyota Avanza tersebut dinaikkan ke atas truk derek.
Baca juga: Kesal Ibunya Ditembak, MK Nekat Habisi Nyawa Ayahnya