Luar Negeri

Khawatir Invasi Cina, Taiwan akan Evakuasi Koleksi Museum

Legislatif Taiwan telah mendesak museum untuk menetapkan protokol sejak Maret, tak lama setelah Rusia menginvasi Ukraina, agresi Moskwa telah ...

Editor: Muliadi Gani
Foto: EPA/National Palace Museum/dpa/picture alliance
Salah satu koleksi berharga Museum Istana Nasional Taiwan berupa seni lukis di era dinasti Song (960-1279) 

PROHABA.CO, TAIPEI - Pada Juli, Museum Istana Nasional Taiwandi Taipei mengadakan “latihan tanggap perang” untuk melatih staf tentang apa yang harus dilakukan jika terjadi perang.

Legislatif Taiwan telah mendesak museum untuk menetapkan protokol sejak Maret, tak lama setelah Rusia menginvasi Ukraina, agresi Moskwa telah menimbulkan kekhawatiran Beijing melakukan invasi serupa ke Taipei.

Direktur Museum Istana Nasional Mi-Cha Wu mengatakan kepada anggota parlemen bahwa lembaga tersebut bekerja dengan badan keamanan nasional untuk mencari tempat aman guna menyimpan koleksi museum jika perang terjadi.

Selama konferensi pers pada 8 Agustus 2022, juru bicara DPR Taiwan You Si-kun mengatakan cabang eksekutif pemerintah akan memimpin rencana untuk memperkuat perlindungan dan kemungkinan evakuasi koleksi museum.

Apakah koleksi museum di bawah ancaman invasi China?

Menyusul kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan awal bulan ini, Cina mengadakan latihan militer tujuh hari di perairan sekitar Taiwan.

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menembakkan rudal balistik sambil berulang kali mengirim pesawat militer dan kapal angkatan laut melintasi garis tengah Selat Taiwan.

Tindakan ini menjadi sebuah demarkasi tidak resmi antara Cina dan Taiwan.

Baca juga: Taiwan Sebut Pesawat dan Kapal Cina Mulai Simulasikan Serangan

Cina telah lama memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan Beijing tidak melepaskan opsi untuk melakukan reunifi kasi dengan kekerasan jika perlu.

Di tengah meningkatnya tekanan militer dari Cina, rumor mulai beredar di jagat maya Cina bahwa Taiwan berencana untuk memindahkan koleksi Museum Istana Nasional Taiwan ke Jepang dan AS.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved