KEJAM, Bocah 4 Tahun Dianiaya Hingga Koma, Pasutri di Karo Terlibat dan Keduanya Telah Ditangkap

Entah syaitan apa yang merasuki jiwa dan pikiran pasangan suami istri (pasutri) warga Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Josis Sembiring

Editor: Misran Asri
en.sun.mv
Ilustrasi seorang bocah 4 tahun di Karo dianiaya pasangan suami istri 

Entah syaitan apa yang merasuki jiwa dan pikiran pasangan suami istri (pasutri) warga Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Josis Sembiring dan Mariati, kok begitu tega dan kejam menganiaya seorang balita empat tahun yang merupakan keponakan mereka sendiri.

PROHABA.CO - Entah syaitan apa yang merasuki jiwa dan pikiran pasangan suami istri (pasutri) warga Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Josis Sembiring dan Mariati, kok begitu tega dan kejam menganiaya seorang balita empat tahun yang merupakan keponakan mereka sendiri.

Akibat penganiayaan berat yang dilakukan pasangan suami istri tak bermoral ini, mengakibatkan bocah malang dan tak berdosa ini koma.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan tersebut langsung sigap dan melakukan penangkapan terhadap keduanya.

Kini pasangan jahat tersebut mendekam di sel di Mapolres Tanah Karo.

"Kemarin kita mendapatkan laporan adanya penganiayaan yang dilakukan pasangan suami istri terhadap seorang balita. Dari laporan ini, personel Unit PPA Satreskrim Polres Tanah Karo berhasil mengamankan keduanya pada Sabtu (24/9/2022) kemarin," kata Kasi Humas Polres Tanah Karo, Iptu M Sahril, Senin (26/9/2022).

Sahril menjelaskan, awal mula kejadian penganiayaan ini terungkap setelah Polsek Payung mendapatkan informasi dan laporan dari kepala desa tempat korban dan pelaku tinggal.

Sabtu (24/9/2022) atau tiga hari lalu, kepala desa mengaku jika korban sedang menjalani perawatan intensif di RSU Kabanjahe.

Baca juga: Gegara Habiskan Makanan, Bocah Dianiaya Ayah, Ibu dan Kakaknya

Baca juga: Bocah 8 Tahun Tak Sengaja Telan Kunci Gembok, Tindakan Operasi pun Harus Dilakukan

Baca juga: Miris, Ayah dan Ibu Asyik Karaoke, Bocah 3 Tahun Meninggal Jatuh dari Lantai Tiga Hotel di Riau

Diketahui, korban dilarikan ke RSU Kabanjahe oleh pihak desa setempat karena korban mengalami sakit.

Saat dibawa ke RSU, diketahui selain mengalami sakit kondisi tubuh korban juga dipenuhi sejumlah luka bekas penganiayaan.

"Jadi awalnya kepala desa setempat memberikan informasi tentang penganiayaan ini, karena melihat kondisi korban yang sakit dan ditemukan sejumlah bekas penganiayaan," ucapnya.

Setelah mendapatkan informasi ini, Polsek Payung langsung berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Tanah Karo untuk dilakukan pengecekan.

Dari keterangan pihak RSU Kabanjahe, diketahui korban sudah menjalani perawatan selama empat hari.

"Dari keterangan pihak rumah sakit, kondisi korban menurun tanpa kesadaran dan harus dirujuk ke rumah sakit di Medan karena ada pendarahan di otak dan pada tubuh korban banyak luka pukul, cakar, dan bekas sundutan rokok," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved