Kriminal

KKB Rampok dan Telanjangi Dua Wanita, Satu TNI dan Enam Warga

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengadang dan merampok truk swasta pembawa tandon air di Kampung Baguwo, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai, Papua,

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM
Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani 

PROHABA.CO, JAYAPURA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengadang dan merampok truk swasta pembawa tandon air di Kampung Baguwo, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai, Papua, Jumat (7/10).

Total ada sembilan orang yang menjadi korban perampokan, salah satu korban adalah anggota TNI bernama Sertu Bayu Prasetyo.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 14.40 WIT, empat warga beserta satu anggota TNI Sertu Bayu, selesai mengantar tandon ke Distrik Aradide dan akan kembali ke Distrik Enarotali menggunakan dua truk.

Dalam perjalanan, sekitar pukul 15.20 WIT, saat melewati SMP 1 Ekadide, empat guru honorer meminta untuk ikut menumpang ke Enarotali.

"Sekitar Pukul 15.50 WIT, saat tiba di Kampung Baguwo, Distrik Topiyai, sembilan korban diadang oleh sekitar 20 orang KKB dengan menggunakan empat senjata api," ujar Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani, melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/10).

Baca juga: KKB Rampok, Pukuli serta Menelanjangi 9 Orang di Paniai Papua, Termasuk Dua Perempuan dan 1 TNI

Faizal menyebut, dugaan senjata api yang dipegang KKB adalah masing-masing satu pucuk mouser, SS1 V1, SS1 V2, dan senjata rakitan.

Setelah diadang, sembilan korban diperintahkan untuk keluar dari truk.

Para pelaku kemudian menanyakan apakah ada yang membawa amunisi ataupun senjata api.

Namun, karena tak ada satu pun yang membawa hal yang disebutkan, para anggota KKB memukuli seluruh korban. Bahkan, mereka ditelanjangi.

Diketahui ada dua wanita yang jadi korban diminta untuk menanggalkan pakaiannya.

Setelah itu, para pelaku merampas barang elektronik milik para korban.

"Dari KKB tersebut menanyakan bahwa, 'kalian ada yang membawa senjata atau munisi atau tidak?

Baca juga: Nasib Baik, Reva Juru Masak Proyek Jalan Trans Selamat Setelah Sembunyi di Lumpur saat KKB Menyerang

Dijawab tidak ada dan KKB tersebut menendang serta memukuli seluruh korban dengan menggunakan popor senjata sambil ditelanjangi," tutur Faizal.

Tidak lama berselang, masyarakat Kampung Baguwo datang ke lokasi kejadian untuk menyelamatkan para korban.

Setelah warga berdatangan, para anggota KKB yang diduga merupakan anak buah Mathius Gobay, kabur satu persatu.

"Sekitar pukul 16.20 WIT, seluruh korban masyarakat sipil tersebut setelah selesai ditelanjangi dan dirampas barang bawaannya, mereka dilepas oleh KKB dan dibiarkan untuk melanjutkan perjalanan menuju Kampung Enarotali dengan menggunakan dua unit truk sipil," kata Faizal.

Kemudian pada pukul 17.25 WIT, seluruh korban tiba di Koramil 1703-01 Enarotali dalam keadaan aman dengan luka lebam akibat terkena pukulan popor senjata.

(kompas.com)

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Tabrak 4 Kendaraan dan Warung

Baca juga: Duka di Nduga, 10 Warga Tewas Didor KKB, 2 Luka

Baca juga: Ketika Anggota KKB Mengokang Senpi, Suaranya Terdengar Aparat”

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved