Kamis, 9 April 2026

Tahukah Anda

Penggunaan Medsos Tingkatkan Depresi

Siapa yang tidak memiliki media sosial (medsos) saat ini? Hampir setiap orang memilikinya dan berbagi banyak hal di sana. Sayangnya, penelitian ...

Editor: Muliadi Gani
freepik/garetsvisual
Menggunakan media sosial meningkatkan depresi 

PROHABA.CO, ARKANSAS - Siapa yang tidak memiliki media sosial (medsos) saat ini?

Hampir setiap orang memilikinya dan berbagi banyak hal di sana.

Sayangnya, penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa penggunaan media sosial meningkatkan tingkat depresi seseorang.

Depresi adalah kondisi gangguan suasana hati kronis yang menyebabkan rasa sedih mendalam yang sulit diobati.

Depresi bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang karena memengaruhi cara berpikir, fungsi tubuh, dan pola tidur.

Bahkan, menurut World Health Organization (WHO), satu dari 20 orang dewasa mengalami depresi.

Penggunaan sosial media berlebih ternyata buruk bagi kesehatan mental dan meningkatkan risiko seseorang terkena depresi.

Baca juga: Manfaat unik Kopi, Kontrol Depresi hingga Baik untuk Kesehatan Otak

Bagaimana penjelasannya?

Menurut studi terbaru di University of Arkansas, Amerika Serikat, terjadi peningkatan risiko depresi pada pengguna media sosial.

Hasil studi ini telah dipublikasikan pada Journal of Affective Disorders Reports.

Penelitian ini dilakukan selama enam bulan dan melibatkan 978 orang responden berusia 18 sampai 30 tahun.

Responden ini mengisi kuesioner yang mengukur tingkat depresi mereka, durasi penggunaan media sosial, serta tipe karakteristik seseorang.

Hasil penelitian menyebutkan bahwa gejala awal depresi pada pengguna media sosial paling banyak ditemukan pada dewasa muda.

Baca juga: Diduga Depresi, Lukman 11 Hari Berada di Atas Pohon Pinus Tanpa Makan dan Minum

Gejala awal tersebut meliputi gangguan perilaku lainnya, seperti penggunaan zat atau obat terlarang, ketidakmampuan memecahkan masalah, serta kecanduan dalam berbagai bentuk, seperti kecanduan media sosial seks.

Setiap tipe karakteristik manusia ternyata menunjukkan kesamaan, semuanya mengalami peningkatan depresi seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved