Dikeroyok, Warga Tamiang Kritis di Kalimantan Tengah
Herianto (22) warga Aceh Tamiang dilaporkan kritis setelah menjadi korban pengeroyokan di Sampit, Kalimantan Tengah. Belakangan terungkap korban ...
PROHABA.CO, KUALASIMPANG - Herianto (22) warga Aceh Tamiang dilaporkan kritis setelah menjadi korban pengeroyokan di Sampit, Kalimantan Tengah.
Belakangan terungkap korban menderita gejala orang dalam gangguan jiwa.
Nasib Herianto ini disampaikan anggota DPRA, Asrizal H Asnawi setelah mendapat laporan dari Sudiar yang merupakan Datok Penghulu Kampung Sukarahmat terpilih, Selasa (25/10/2022) sore.
Dalam laporannya, Sudiar meminta saran kepada Asrizal mengenai teknis memulangkan Herianto ke Tamiang.
“Keluarga berharap dipulangkan,” kata Asrizal.
Asrizal mengungkapkan korban sudah berada di rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri selama empat hari.
Baca juga: Warga Meureudu Meninggal Setelah Dikeroyok
Baca juga: Pencuri Lembu Asal Langkat Dikeroyok Warga
Baca juga: Diduga Serangan Jantung, Seorang Polisi Meninggal Berdarah di Rumahnya
Kondisi ini akibat pengeroyokan massa setelah Herianto dilaporkan melempar rumah warga dengan batu.
“Warga tidak tahu kalau beliau ODGJ, maka langsung dikeroyok,” katanya.
Asrizal menambahkan dirinya langsung menyikapi aduan ini dengan berkoordinasi dengan Baitul Mal Aceh, Kantor Perwakilan Pemerintah Aceh di Jakarta dan Dinas Sosial Aceh.
Bahkan secara khusus, kata dia, Kepala Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden bersama RS Jiwa Aceh menyatakan kesiapannya menjemput Herianto ke Kalimantan Tengah.
“Begitu juga dengan Kepala Perwakilan Kantor Pemerintah Aceh di Jakarta, Akar Arafat yang siap membantu pemulangan ini,” ujar politisi PAN ini.(mad)
Baca juga: Napi Anak Tewas Dikeroyok Sesama Napi di LPKA Bandar Lampung
Baca juga: Disebut “Kere”, SPR Habisi Seorang Wanita Asal Jakarta
Baca juga: Dikatain Mandul, Dewi Perssik Makin Kesal Disebut Kepincut Rizky Billar : Dikasih Gratis Gue Gak Mau
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kondisi-Herianto-saat-dibawa-ke-RS-di-Sampit-Kalimantan-Tengah.jpg)