Kamis, 9 April 2026

Luar Negeri

Pria Terkotor di Dunia Meninggal Beberapa Bulan Setelah Mandi

Seorang pertapa Iran yang dijuluki "pria terkotor di dunia" karena tidak mandi selama setengah abad lebih, meninggal pada usia 94 tahun, media ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: LIMPORTANT FR via TWITTER
'Amou Haji', pria terkotor di dunia yang tidak mandi selama setengah abad, dilaporkan meninggal pada usia 94 tahun di Iran. 

PROHABA.CO, TEHERAN - Seorang pertapa Iran yang dijuluki "pria terkotor di dunia" karena tidak mandi selama setengah abad lebih, meninggal pada usia 94 tahun, media pemerintah melaporkan.

Guardian mengutip kantor berita IRNA melaporkan bahwa "Amou Haji", nama panggilan untuk orang tua di Iran, meninggal pada Minggu (23/10/2022) di Desa Dejgah, provinsi selatan Fars.

Haji, yang tubuhnya tertutup jelaga dan tinggal di gubuk batu bara, dilaporkan oleh media lokal tidak mandi dengan air atau sabun selama lebih dari 60 tahun.

Penduduk desa mengatakan dia telah mengalami "kemunduran emosional di masa mudanya," yang membuatnya menolak untuk mandi.

Baca juga: Kane Tanaka, Orang Tertua di Dunia Meninggal pada Usia 119 Tahun

Baca juga: Kecelakaan Laga Kambing, Mobil Angkot Panther dan Avanza Bertabrakan, Ini Penuturan Warga

Pada tahun 2014, The Tehran Times melaporkan bahwa Haji akan memakan hewan yang mati di jalan, mengisap cerutu yang berisi kotoran hewan, dan percaya bahwa kebersihan akan membuatnya sakit.

Foto-fotonya menunjukkan dia merokok beberapa batang sekaligus.

Namun, beberapa bulan lalu, warga desa telah membujuknya mandi untuk pertama kalinya, lapor IRNA.

Setelah kematian Haji, label tidak resmi “pria terkotor di dunia” kemungkinan akan diberikan kepada seorang pria India yang juga diduga tidak mandi selama sebagian besar hidupnya.

Baca juga: Pohon Tertua di Dunia Terdapat di Chile

Baca juga: Pengusaha Salon di Pekalongan Dirampok, Pelaku Akhirnya Diringkus saat Bersembunyi di Kos Pacarnya

Pada tahun 2009 Hindustan Times melaporkan bahwa Kailash “Kalau” Singh, dari sebuah desa di luar kota suci Varanasi, tidak mandi selama lebih dari 30 tahun dalam upaya untuk membantu mengakhiri “semua masalah yang dihadapi bangsa”.

Dia akan menolak air dan lebih memilih "membersihkan diri" dengan apa yang dia sebut "mandi api".

“Setiap malam saat penduduk desa berkumpul, Kalau … menyalakan api unggun, merokok ganja, dan berdiri dengan satu kaki seraya berdoa kepada Dewa Siwa,” kata surat kabar itu.

Singh dilaporkan mengatakan, “Ini seperti menggunakan air untuk mandi. Mandi api membantu membunuh semua kuman dan infeksi di dalam tubuh.”

(Kompas.com)

Baca juga: Darah Emas, Golongan Darah yang Paling Langka di Dunia

Baca juga: Atta Halilintar hingga Taqy Malik Dilaporkan ke Polisi, Diduga Terlibat Kasus Net89, Kerugian Rp 28M

Baca juga: BNN Bongkar Pabrik Ekstasi Berkedok Rumah Makan di Pekanbaru

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved