Berita Aceh tamiang
Banjir Aceh Tamiang Meluas, 70 Desa Terisolir, Kerahkan Helikopter Antar Bantuan
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengerahkan helikopter untuk mengantar bahan makanan ke kampung yang masih terisolir akibat banjir ...
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
PROHABA.CO, KUALASIMPANG - Arus lalu lintas jalur lintas Medan-Banda Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang dikabarkan masih lumpuh dan cenderung semakin parah, akibat debit banjir yang terus meningkat.
Pantauan di lokasi, tumpukan kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh dilaporkan sudah membentuk barisan yang sangat panjang hingga menembus perbatasan Langkat, Sumatera Utara.
Karena itu, masyarakat diminta yang hendak melakukan perjalanan agar lebih berhati-hati atau baik menunda terlebih dulu.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengerahkan helikopter untuk mengantar bahan makanan ke kampung yang masih terisolir akibat banjir.
Penggunaan jalur udara ini terpaksa ditempuh mengingat banjir pada Sabtu (5/11/2022) atau sudah memasuki hari keenam masih merendam 138 kampung atau desa.
Baca juga: Terjebak Banjir, Warga Seneubok Punto Dievakuasi
Berdasarkan data BPBD Aceh Tamiang, dari 138 desa yang terendam sebagian di antaranya masih terisolir.
“Masih ada 70 kampung yang terisolir, tentunya kondisi mereka sangat butuh perhatian,” kata Bupati Aceh Tamiang, Mursil.
Mursil mengungkapkan sejak Sabtu (5/11/2022) pagi, pihaknya telah mengerahkan helikopter untuk mengantar logistik ke daerah terisolir.
Helikopter ini milik sebuah perusahaan kelapa sawit yang sengaja dipinjamkan selama musibah banjir masih menerjang Aceh Tamiang.
Mursil mengingatkan, agar seluruh camat yang wilayahnya masih terdapat kampumg terisolir mengirimkan titik koordinat lokasi pendaratan helikopter.
Baca juga: Banjir Lumpuhkan Jalur Medan-Banda Aceh, Jenazah dari Medan Tertahan Lima Jam
“Kirimkan ke posko BPBD Aceh Tamiang, sudah ada nomor kontak layanannya,” kata Mursil.
Secara umum banjir di Aceh Tamiang masih menerjang seluruh kecamatan yang berjumlah 12.
Kawasan terparah berada di Karangbaru yang menyentuh 55 kampung, kemudian Bendahara 49 kampung dan Kejuruanmuda 42 kampung.
Untuk pengungsi sendiri sudah mencapai 9.526 jiwa.
Seluruh pengungsi saat ini sudah ditampung di 257 titik posko. (*)
Baca juga: Banjir Terjang Lampung, Ribuan Hektare Tanaman Padi di 7 Kabupaten/Kota Gagal Panen
Baca juga: Kasat Reskrim Diintervensi Saat Usut Kematian Brigadir J, Tujuh CCTV Semula Aktif
Baca juga: Aceh Timur Diterjang Banjir, 12 Desa Terendam, Seribuan Jiwa darri 6 Kecamatan Mengungsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Tiga-bus-terlihat-mogok-di-tengah-banjir-yang-melanda-jalan-lintas-Medan-Banda-Aceh-di-Aceh-Tamiang.jpg)