Tahukah Anda
Rokok Elektrik Mengandung Banyak Zat Kimia Berbahaya
Rokok elektrik atau vape adalah alat elektronik yang digunakan untuk memanaskan cairan berisi nikotin, perasa, dan zat-zat kimia lainnya ...
Sementara itu, formaldehida adalah zat yang biasanya digunakan untuk membuat bahan bangunan dan produk rumah tangga.
Paparan formaldehida telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker nasofaring, sinus, dan leukemia.
Baca juga: Bea Cukai Sumut Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal dan pakaian Bekas, 9 Orang Jadi Tersangka
4. Akrolein
Akrolein adalah herbisida yang umumnya digunakan untuk membasmi rumput liar.
Paparan akrolein bisa menyebabkan kerusakan pada paru.
5. Diasetil
Zat kimia ini telah dikaitkan dengan bronkiolitis, infeksi saluran napas yang menyebabkan radang dan penyumbatan di dalam bronkiolus.
6. Dietilen glikol
Zat kimia ini digunakan dalam antibeku dan menghirupnya telah dikaitkan dengan sejumlah penyakit paru-paru, termasuk henti pernapasan dan edema paru-atau penumpukan cairan di dalam kantong paru-paru.
Baca juga: Vape Sama Bahaya dengan Rokok Konvensional, Berisiko bagi Kesehatan Jantung
7. Logam berat
Studi telah menemukan berbagai logam berat, seperti kadmium, nikel, timah, dan timbal pada rokok elektronik.
Padahal, paparan terhadap logam berat bisa berbahaya bagi kesehatan karena berinteraksi dengan sel-sel fungsi organ.
Kadmium yang juga ditemukan pada rokok biasa bahkan telah diketahui bisa menyebabkan gangguan dan penyakit pernapasan.
8. Benzena
Benzena adalah senyawa yang bisa ditemukan pada asap kendaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Vape-rokok-elektrik-yang-ternyata-mengandung-banyak-zat-berbahaya-bagi-kesehatan-manusia.jpg)