Minggu, 19 April 2026

Luar Negeri

Terkunci di Toilet Kereta Api, Mayat Terbawa Sejauh 900 Km

Polisi India pada Kamis (3/11/2022) mengumumkan temuan mayat seorang pria yang terkunci di toilet kereta api dan terbawa sejauh 900 kilometer ...

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi jenazah 

PROHABA.CO, SHAHJAHANPUR - Polisi India pada Kamis (3/11/2022) mengumumkan temuan mayat seorang pria yang terkunci di toilet kereta api dan terbawa sejauh 900 kilometer.

Pria tersebut diyakini sudah naik kereta beberapa hari sebelum angkutan tersebut berangkat dari negara bagian Bihar, kemudian meninggal di dalam toilet setelah mengunci pintu.

Polisi kereta api bernama Ram Sahay mengatakan kepada AFP, mereka mendobrak pintu pada Minggu (30/11/2022) setelah para penumpang mengeluhkan bau bangkai.

Kereta Jansewa Express dengan rute Kota Saharsa ke Kota Amritsar saat itu sudah menempuh hampir 24 jam perjalanan dari titik keberangkatan awal.

Baca juga: Dua Jenazah Mahasiswa USK asal Jakarta dan Padang Korban Kecelakaan Maut Diantar ke Daerah Asalnya

Total perjalanan memakan waktu 35 jam.

Media-media India melaporkan bahwa perjalanan kereta tertunda selama hampir lima jam, sedangkan petugas berupaya memeriksa identitas orang yang meninggal itu dengan penumpang lain sebelum perjalanan ke Amritsar dilanjutkan.

"Kami masih belum tahu apa-apa tentang pria itu," kata Sahay yang bertugas di Shahjahanpur, negara bagian Uttar Pradesh, lokasi penemuan jenazah tersebut.

"Dia kemungkinan masuk kereta saat masih diparkir di halaman dan meninggal sendiri dua atau tiga hari sebelum mayatnya ditemukan," menurutnya.

Baca juga: Ayu Thalia Trauma Dekat dengan Cowok

Baca juga: Banjir Lumpuhkan Jalur Medan-Banda Aceh, Jenazah dari Medan Tertahan Lima Jam

Sanjay Rai selaku dokter di rumah sakit kereta api mengatakan kepada The Times of India, pria itu "meninggal setelah kemungkinan mengalami koma".

Pihak berwenang kemudian memasang poster pria hilang di sekitar stasiun kereta api Bihar.

Puluhan ribu mayat tidak diklaim dan tidak teridentifikasi di India setiap tahun.

Mereka umumnya dikremasi oleh polisi setelah tiga hari, jika upaya mengidentifikasi teman atau kerabat mendiang tidak membuahkan hasil.

(Kompas.com)

Baca juga: Jenazah Ibunda Gading Marten akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Tanah Kusir

Baca juga: Terjebak Banjir, Warga Seneubok Punto Dievakuasi

Baca juga: Bea Cukai Sumut Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal dan pakaian Bekas, 9 Orang Jadi Tersangka

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved