Kecelakaan

Usai Tabrak Sepmor, Pikap Hilang Kendali, Dua Orang Tewas 

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang tewas dan lainnya menderita luka serius. Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Arofieq Aprilian Riswanto mengatakan,

Editor: Muliadi Gani
Dok.Satlantas Nunukan
Mobil pikap yang terperosok ke pinggir jalan utama di Pulau Sebatik Nunukan Kaltara. Mobil mengangkut 7 orang pekerja rumput laut tersebut menabrak sepeda motor, dan mengakibatkan dua orang tewas 

PROHABA.CO, NUNUKAN - Sebuah mobil pikap jenis Grand Max warna hitam dengan nomor polisi DT 9209 QE, yang tengah mengangkut rombongan petani rumput laut, mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Ujang Badung, RT 005, Desa Setabu, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (26/11) malam.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang tewas dan lainnya menderita luka serius.

Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Arofieq Aprilian Riswanto mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.

Awalnya, sebuah motor Honda Scoopy warna hitam dengan nomor polisi KU 4410 XN yang dikendarai oleh Zainul Arifin (34) berboncengan dengan Aulia Apriani (28), melaju dengan kecepatan sedang dari arah Desa Setabu, Sebatik Barat, hendak menuju ke Pasar Tembaring.

Baca juga: Kecelakaan di Aceh Tenggara, Renggut Nyawa Gadis Berumur 23 Tahun

Saat berada di Jalan Ujang Bandung, muncul sebuah mobil pikap Grand Max warna hitam berkecepatan tinggi, dengan muatan penumpang 7 orang, yang semuanya adalah pekerja rumput laut.

Rombongan tersebut hendak pulang ke rumah setelah menyelesaikan pekerjaannya.

"Mobil tiba-tiba menabrak bagian belakang motor yang dikendarai Zainul Arifin.

Akibatnya, sopir out of control, dan menyebabkan mobil terperosok ke sisi jalan yang lumayan dalam.

Sopirnya yang bernama Iswan meninggal di TKP, salah satu penumpang bernama Hajir, juga tewas di Puskesmas Setabu.

Baca juga: Kakek Aktor Squid Game Didakwa Atas Dugaan Pelecehan Seksual

Baca juga: Mopen Kontra Sepmor, 1 Meninggal 2 Luka Ringan

Sementara penumpang lainnya luka-luka," kata Arofieq, Minggu (27/11).

Sedangkan nasib kedua pengendara motor, Zainul Arifin, mengalami luka lecet dan memar pada lutut kanan.

Sementara Aulia Apriani menderita luka lecet pada pergelangan tangan kiri. Bagian dada terasa sesak dan kepala pusing.

Sejauh ini, polisi belum menghitung berapa kerugian akibat insiden nahas tersebut.

"Seluruh korban adalah warga Pulau Sebatik. Saat ini, para korban sedang dirawat di Puskesmas Setabu.

Untuk korban tewas, dipulangkan ke rumah duka," kata Arofiek.

(kompas.com)

Baca juga: Pasutri & Seorang Anak yang Turut Dibonceng Alami Kecelakaan Tabrak Trotoar di Depok, Ibu Meninggal

Baca juga: Mobil Hiace yang Membawa Rombongan Karyawan RSUD Langsa dari Takengon Tabrakan di Gunung Salak

Baca juga: Kecelakaan di Aceh Timur, Bus Tujuan Banda Aceh Tabrakan dengan Toyota Innova  

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved