Tips Kesehatan
Beragam Dampak Bisa Terjadi jika Melakukan Pernikahan Dini, Termasuk Rentan Alami Kanker Serviks
Kondisi ini dapat menghambat proses perkembangan dan pertumbuhan sebagai seorang wanita yang berdaya.
PROHABA.CO - Pernikahan dini dianggap dapat merugikan kaum hawa.
Banyak sekali kasus-kasus yang mengalami gangguan psikologis seperti baby blues, postpartum depression, serta para wanita kehilangan hak-haknya.
Dimana wanita kehilangan hak mengikuti pendidikan dan mendapatkan pekerjaan.
Kondisi ini dapat menghambat proses perkembangan dan pertumbuhan sebagai seorang wanita yang berdaya.
Sehingga pada beberapa kasus akhirnya mengalami kesulitan untuk bisa mengembangkan diri.
Ketika perempuan tidak bisa mengaktualisasikan diri, maka akan memberikan dampak ke hal-hal lainnya.
Pada akhirnya ia bisa saja melakukan kekerasan kepada anaknya.
Baca juga: Ini Penyebab Lemak Mudah Menumpuk hingga Picu Perut Buncit
Hal ini karena ia tidak siap secara mental untuk bisa mengasuh anak dan kemudian tidak adanya dukungan dari pasangan maupun pihak keluarga.
Kondisi inilah yang dapat merugikan pada wanita saat menjalankan pernikahan dini.
Banyak sekali remaja yang meminta dispensasi untuk menikah di masa pandemi ini.
Lantaran pada masa pandemi remaja minim aktivitas, tidak memiliki kegiatan apapun sehingga memicu terjadinya kehamilan di luar nikah.
Mayarakat dan orang tua perlu memberikan edukasi yang tepat terhadap anak-anak.
Baik edukasi seksual dan kesehatan reproduksi serta mengarahkan anak pada berbagai aktivitas yang membuat anak tidak fokus pada hal-hal yang tidak diharapkan.
Baca juga: Ribut Taruhan Piala Dunia, Pria di Sitaro Bakar Rumah yang Ditempati Istri dan Anak
Ironisnya, angka pernikahan dini selama masa pandemi kian meroket.
Hal ini terjadi lantaran anak memiliki aktivitas yang sedikit hingga tidak memiliki kegiatan apapun sehingga memicu terjadinya kehamilan di luar nikah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-stop-pernikahan-dini.jpg)