Selasa, 21 April 2026

Universitaria

Mahasiswa UB Ubah Batang Kelor Jadi Obat Kolesterol

Di tangan lima mahasiswa lintas fakultas di Universitas Brawijaya (UB), tanaman herbal daun kelor dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, ...

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK/wasanajai
Ilustrasi daun kelor. 

PROHABA.CO - Kolesterol merupakan senyawa lemak yang dihasilkan oleh berbagai sel dalam tubuh.

Senyawa yang dihasilkan secara alami ini beredar di dalam darah dan memiliki banyak fungsi.

Namun, ketika kadar kolesetrol yang beredar dalam darah memiliki konsentrasi melebihi nilai normal, maka berpotensi meningkatkan risiko terkena penyakit degenerative, seperti penyakit jantung koroner, diabetes mellitus dan penyakit ginjal.

Salah satu alternatif bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan dan menjaga kadar kolesterol dalam darah adalah daun kelor.

Tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia ini dapat dimanfaatkan setiap bagiannya.

Di tangan lima mahasiswa lintas fakultas di Universitas Brawijaya (UB), tanaman herbal daun kelor dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, dengan nama Morish Tea.

Lima mahasiswa itu adalah Fahrur Rozi dari Fakultas Hukum, Jefry Andy Agusty dari Fakultas Peternakan PSDKU UB Kediri, Malik Fajar dari Fakultas Pertanian, Nadia Sheren Maulina dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Rimul Azilah dari Fakultas Ilmu Komputer.

Baca juga: Cara Ampuh Mencegah Kanker Hanya Menggunakan Daun Kelor, Berikut Tips Sehat dr Zaidul Akbar

Baca juga: 7 Manfaat Kesehatan Kayu Manis bagi Tubuh, Termasuk Mengurangi Kolesterol Jahat

Kelimanya memanfaatkan potensi kelor di Kabupaten Sumenep, Madura.

"Kami berlima asli Sumenep kuliah di UB.

Di sana, kelor salah satu komoditas asli kota kami yang saat ini sedang digandrungi oleh banyak investor asing.

Oleh karena itu, kami berinovasi membuat produk berbahan dasar kelor, sekaligus memanfaatkan batangnya yang biasanya berakhir menjadi limbah," ucap dia dalam keterangannya lewat laman UB, Rabu (23/11).

Batang kelor, sebut dia, memiliki kadar antioksidan tinggi.

Pengujian di laboratorium pun sudah dilakukan tim di Fakultas Teknologi Pertanian.

Hasil ujinya, kadar antioksidan dalam batang daun kelor kami mencapai 30, yang terbilang cukup tinggi," jelas dia.

Tiap batang kelor, lanjut dia, memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat sebagai antitumor, antipiretik, antiepileptik, antiinflamatori, antipasmodik, diuretik, antihipertensi, menurunkan kolesterol, antioksidan dan antidiabetik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved