Kamis, 23 April 2026

Kriminal

Pria di Manokwari Tewas Didor OTK

"Sejumlah saksi sudah diperiksa, namun untuk lebih lengkapnya, tim penyidik masih menunggu keterangan dari Istri korban sebagai saksi kunci, ...

Editor: Muliadi Gani
Shutterstock
Ilustrasi penembakan 

PROHABA.CO, MANOKWARI - Keluarga Muhammad Ralas, pria yang tewas ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di Manokwari, Papua Barat, mendatangi kapolres.

Tujuannya, mempertanyakan perkembangan pencarian kepolisian terhadap pelaku yang sudah membunuh Ralas (50).

Kapolres Manokwari, AKBP Parisian Herman Gultom, membenarkan kedatangan pihak keluarga yang diwakili oleh sejumlah tokoh Masyarakat Borobudur.

"Kita masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi agar mengungkap pelaku penembakan," kata AKBP Parisian, Sabtu (3/12).

Kapolres menambahkan, beberapa saksi telah dilakukan pemeriksaan.

Hanya saja, saksi kunci yang juga merupakan istri korban belum bisa dihadirkan untuk memberikan keterangan.

"Sejumlah saksi sudah diperiksa, namun untuk lebih lengkapnya, tim penyidik masih menunggu keterangan dari Istri korban sebagai saksi kunci, yang saat ini masih dalam kondisi berduka," ujar Herman Gultom.

Baca juga: Penjual Gorengan Tewas Didor dalam Penggerebekan Narkoba

Kapolres meminta semua pihak agar membantu upaya pengungkapan pelaku dalam kasus penembakan yang menewaskan Muhamad Ralas (50), Imam Masjid Borobudur Manokwari.

La Neto, sesepuh keluarga besar Buton Sulawesi Tenggara Kabupaten Manokwari, berharap polisi secepatnya mengungkap pelaku penembakan dan diproses hukum untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Hal ini dikatakan La Neto, setelah mendatangi kantor Polres Manokwari Sabtu siang, mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus penembakan terhadap Muhammad Ralas.

"Kami sudah mendatangi kantor Polres Manokwari dan menerima penjelasan langsung dari Kapolres.

Tentu sebagai keluarga, kami sangat mendukung kerja Polisi untuk secepatnya mengungkap pelaku penembakan, sehingga tidak menjadi ancaman bagi warga lainnya di kemudian hari," ucap La Neto.

Baca juga: Tiga Perampok Bacok Korbannya di Riau Ditangkap, Satu Ditembak

Baca juga: Masyarakat Aceh Tumpah Ruah Sambut Kedatangan Anies, Meski Sempat Dapat Gangguan dari OTK

La Neto menegaskan bahwa pihaknya siap membantu kepolisian untuk mengungkap pelaku penembakan dengan menghadirkan para saksi yang dibutuhkan.

"Kami siap membantu Bapak Kapolres dan jajarannya untuk mengungkap pelaku dengan menghadirkan saksi-saksi, untuk istri korban saat ini masih syok atas kepergian suaminya, sehingga butuh waktu" tuturnya.

Penembakan terhadap Muhammad Ralas (50) terjadi di Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Rabu (23/11).

Diduga dilakukan oleh tiga pelaku, Korban sempat dirawat dan akhirnya meninggal dunia pada Jumat (25/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT di Rumah Sakit TNI AL Dr. Azhar Zahir Manokwari.

(kompas.com)

Baca juga: Sekolah PGAI Diserang OTK, Kepsek Dipukul, lalu Diseret

Baca juga: Peltu HS Dor Seorang Warga Hingga Tewas, Lalu Harakiri

Baca juga: WNI Menjadi Korban Penembakan di Tempat Parkir Pusat Perbelanjaan Amerika Serikat

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved