Kriminal
Usai Pesta Miras, Pemuda di Banyuwangi Mengamuk dan Bakar Rumah Kakeknya
Parahnya, tindakan itu dia lakukan saat sedang mabuk minuman keras. Pelaku diduga membakar perabotan hingga kemudian merembet ke seluruh isi rumah ...
"Bahkan, warga sekitar sempat mendengar suara seperti perabot jatuh, piring pecah dan suara benturan benda.
Karena saat itu warga sedang pengajian," ujar Lutfi.
Baca juga: Kantor Perkebunan Sawit Dibakar Massa, 18 Warga Jadi Tersangka
Selang 30 menit, dari dalam rumah Sukimin muncul kobaran api.
Api dengan cepat melumat seluruh isi rumah.
Warga yang mengetahui itu langsung gotong royong berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga juga meminta bantuan dengan menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bagorejo.
Api baru benar-benar padam sekitar pukul 20.10 WIB setelah empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Kapolsek Srono AKP Junaidi mengatakan, sekira pukul 10.00 WIB, pelaku sempat pesta miras bersama teman-temannya di depan rumah korban.
Melihat itu, kakek Sukimin merasa takut, karena pernah menegur namun diancam akan dibunuh.
Sukimin bersama istri lalu mengungsi ke rumah saudaranya di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono.
"Pelaku ini mempunyai permasalahan dengan kedua orangtuanya," ujar Junaidi.
Baca juga: Truk Muatan Tembakau Dibakar Sekelompok OTK, Berkembang Kabar Tembakau Jawa tak Boleh Masuk Madura
Baca juga: Penipuan Berkedok Pesan Pengiriman Paket, Saldo Warga Rp 35 Juta Lenyap
Kuat dugaan, pelaku dendam, hingga kemudian sekira pukul 18.15 WIB dia langsung membakar rumah milik kakek dan neneknya itu.
"Pelaku membakar kursi yang terbuat dari kayu dan busa serta kasur dengan menggunakan korek api," ujarnya.
Beruntung, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa.
Hanya saja kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kondisi-rumah-saat-terbakar.jpg)