Haba Medan

PON 2024 Sudah di Depan Mata, Stadion Utama Akan Baru dibangun 2 Januari 2023

Ada enam kabupaten/kota yang akan dijadikan tempat pelaksanaan pertandingan

Editor: IKL
HO
HO Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengikuti rapat Penyampain Laporan Kemajuan Persiapan PON XXI Tahun 2024 bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Aceh, Jalan Sultan Mahmudsyah, Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh. 

PROHABA.CO - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 sudah di depan mata.

Sampai saat ini, stadion utama yang digadang-gadang akan dibangun di Desa Sena, Kabupaten Deliserdang belum selesai, dan akan baru dibangun 2 Januari 2023.

Meski begitu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tetap optimis terhadap penyelenggaraan PON 2024 ini.

Ada enam kabupaten/kota yang akan dijadikan tempat pelaksanaan pertandingan, yakni Medan, Pematangsiantar, Binjai, Deliserdang, Simalungun dan Serdangbedagai.

Kota Medan menjadi penyelenggara pertandingan terbanyak, yaitu 19 venue antara lain renang, renang indah, loncat indah, polo air, billiard, binaraga, road bike, catur, drumband, dance sport, e-sport, golf, hoki indoor, hoki outdoor, senam, sepakbola putri, futsal, tinju dan tenis meja.

Baca juga: PWI, AJI, IJTI dan PFI Aceh Doa Bersama di Peringatan 18 Tahun Tsunami di Rumoh Aceh

Sedangkan Deliserdang 12 venue, yaitu atletik, barongsai, bermotor, bowling, kriket, gateball, jiujitsu, karate, pencak silat, squash, taekwondo dan wushu.

Sementara itu, Serdangbedagai 2 venue (equestrian dan voli pasir), Binjai 2 venue (gulat dan sambo), Simalungun 2 venue (ski air dan renang terbuka), Pematangsiantar 1 venue yaitu kick boxing.

"Ada 6 kabupaten/kota yang akan menjadi penyelenggara, ini terkait fasilitas baik untuk venue olahraga, akomodasi dan juga sarana transportasi termasuk aksesibilitas," kata Edy Rahmayadi di Rumah Jabatan Gubernur Aceh (Meuligoe), Banda Aceh, Senin (26/12/2024).

Untuk sarana, Pemprov Sumut akan membangun venue baru seperti stadion utama, martial arts, bola voli indoor dan stadion madya atletik.

Selebihnya Pemprov Sumatera Utara akan merevitalisasi venue yang sudah ada untuk memenuhi standar PON 2024.

Baca juga: Lakukan Penganiayaan Terhadap Temannya di Banda Aceh, Pria Asal Pidie Ditangkap di Aceh Timur

"Untuk stadion utama akan mulai dibangun 2 Januari 2023, yang lain akan menyusul paling lambat bulan Februari 2023 dan sisanya akan kita lakukan revitalisasi," kata Edy Ramayadi.

Untuk wilayah Aceh, berdasarkan keterangan Pj Gubernur Aceh ada 33 Cabor yang akan dipertandingkan.

Sebanyak 33 Cabor ini di bagi ke 6 kabupaten/kota meliputi Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Aceh Tenggara.

"Banda Aceh ada 13 venue, Aceh Besar 16 venue, Sabang 6 venue, Aceh Tengah 2 venue, Sabang 6 venue, Aceh Tengah 2 venue, Bener Meriah 3 venue, Aceh Tenggara 1 venue," kata Achmad Marzuki.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memastikan sejauh ini tidak terdapat kendala yang berarti pada persiapan PON 2024. Menurutnya, persiapan yang dilakukan Pemprov Sumut dan Aceh sangat baik.

"Saya kira tidak ada masalah, saya sangat menyambut baik semangat pemerintah dan rakyat Aceh, pemerintah dan rakyat Sumatera Utara terhadap kesiapan untuk persiapan ini sangat luar biasa, karena itu sangat saya apresiasi dan menyambut baik," kata Zainudin Amali.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul PON 2024, Venue Terbanyak di Medan dan Deliserdang, Stadion Utama Belum Jadi

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved