Kesehatan
Kenali Tanda-tanda Stres dan Depresi pada Seseorang
Gangguan jiwa merupakan sebuah sindrom atau sekelompok gejala yang memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang
PROHABA.CO - Gangguan jiwa merupakan sebuah sindrom atau sekelompok gejala yang memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang sehingga menyebabkan disfungsi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Beberapa jenis gangguan jiwa adalah depresi, gangguan kecemasan, skizofrenia, gangguan makan, dan perilaku adiktif.
Lantas apakah seseorang yang mengalami gangguan jiwa harus ditangani secara medis?
Jika terdapat level-level seseorang yang mengalami gangguan jiwa.
Gangguan depresi dibagi tiga yaitu ringan, sedang, berat.Begitu jugs dengan Gangguan cemas
Bahkan yang dikatakan gangguan jiwa berat skizofrenia juga ada level yang ringan, sedang, dan berat
Dilihatnya darimana ketika seseorang membutuhkan penanganan seorang profesional. Dikatakan terganggu apabila misalnya kecemasannya itu membuat dia menurunkan kualitas hidupnya
Baca juga: Perbedaan Khas antara Gejala Leukimia dengan Hemofilia
Misalnya kecemasan dari Covid-19, kemudian karena takut sangking cemasnya dia sudah pakai masker tapi dia nggak mau melakukan aktivitas seperti biasa
Begitu new normal orang-orang biasanya bekerja kembali, Dia akhirnya lebih memilih mengurung diri di dalam kamar
Hal ini menandakan bahwa kualitas hidupnya menjadi menurun dimana ia tidak bisa bekerja dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Begitu juga dengan depresi
Pasalnya kesedihan dapat menghambat aktivitas-aktivitas sehari-hari.
Apabila aktivitas sudah terhambat maka bisa dikatakan jika sudah terjadi gangguan.
Sehingga dalam hal ini seseorang memerlukan penanganan dari profesional.
Seseorang yang stres bisa dikatakan jika sedang mengalami reaksi terhadap suatu tekanan baik dari internal atau eksternal.
Reaksi stres bisa secara fisik maupun secara emosional.
Baca juga: Perawat Wanita di Medan Dilecehkan Rekan Kerjanya Saat Sedang Bertugas
Contohnya secara fisik kadang suka deg-deg an, jantungnya sering berdebar-debar atau nafasnya memburu dan sering berkeringat.
Itu adalah reaksi stres yang secara fisik.
Kalau emosionalnya seseorang menjadi mudah marah atau kurang tidur
Apabila sebenarnya stres normal jika reaksi tersebut tidak berkepanjangan sehingga menimbulkan gangguan.
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Seseorang Dikatakan Stres jika Alami Reaksi terhadap Suatu Tekanan Baik dari Internal atau Eksternal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-stresss1.jpg)