Breaking News:

Ratusan Anak Meninggal Usai Minum Obat Batuk Sirup, WHO Minta Dunia Turun Tangan

WHO menyatakan, sepanjang 2022 lebih dari 300 anak berusia di bawah lima tahun di Gambia, Indonesia dan Uzbekistan meninggal karena gagal ginjal akut

Editor: IKL
Global Times/VCG
Kantor pusat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Geneva, Swiss. WHO menyerukan tindakan segera dan terpadu untuk menindaklanjuti temuan kasus kematian anak-anak di sejumlah negara usai mengonsumsi obat batuk sirup. 

PROHABA.CO, GENEVA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan tindakan segera dan terpadu untuk menindaklanjuti temuan kasus kematian anak-anak di sejumlah negara usai mengonsumsi obat batuk sirup.

“Karena ini bukan insiden yang terisolasi, kami mengimbau berbagai pemangku kepentingan utama yang terlibat dalam rantai pasokan medis untuk mengambil tindakan segera dan terkoordinasi,” ujar WHO, melansir Straits Times, Selasa (24/1/2023).

WHO menyatakan, sepanjang 2022 lebih dari 300 anak berusia di bawah lima tahun di Gambia, Indonesia dan Uzbekistan meninggal karena gagal ginjal akut setelah mengonsumsi obat batuk sirup yang telah terkontaminasi zat berbahaya.

“Kontaminan ini adalah bahan kimia beracun yang digunakan sebagai pelarut dalam industri tekstil dan agen antibeku yang bisa berakibat fatal meski dikonsumsi dalam jumlah kecil, dan tidak boleh digunakan dalam obat-obatan,” kata WHO.

Baca juga: Kades yang Ngaku Bakal Urus Perpanjang Masa Jabatan Jokowi Viral di Medsos

Baca juga: Seorang Bocah SMP Bantu Damkar Terobos Macet

Setelah kejadian itu, WHO menerbitkan larangan penjualan terhadap beberapa obat batuk sirup di pasaran, terutama yang dibuat oleh Maiden Pharmaceuticals India dan Marion Biotech, yang masing-masing terkait dengan kematian di Gambia dan Uzbekistan.

Tahun lalu, WHO juga menerbitkan peringatan untuk obat batuk sirup yang dibuat oleh empat produsen Indonesia yakni PT Yarindo Farmatama, PT Universal Pharmaceutical, PT Konimex dan PT AFI Pharma, yang dijual di dalam negeri.

Terlepas dari itu, WHO meminta semua negara di dunia untuk memeriksa produsen obat-obatan, meningkatkan pengawasan pasar, dan mengambil tindakan untuk mencegah kembali terjadinya insiden serupa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ratusan Anak Meninggal Usai Minum Obat Batuk Sirup, WHO Minta Masyarakat Dunia Turun Tangan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved